TJIMANOEK.COM, Jakarta – Mobile World Congress (MWC) adalah salah satu ajang pameran teknologi tahunan terbesar yang tahun 2022 ini digelar di Barcelona, Spanyol. Ajang tersebut diikuti oleh beberapa perusahaan dari berbagai negara.
Namun, tidak untuk perusahaan teknologi dari Rusia. Buntut dari invasi Rusia ke Ukraina, Negeri Beruang Merah dilarang tampil di acara teknologi tahunan terbesar di dunia itu.
Dilansir dari Euro News, Kamis (3/3/2022), Global System for Mobile Communications Association (GSMA) selaku penyelenggara acara MWC 2022 telah membatalkan Russian Pavillion. GSMA juga telah mengutuk keras invasi Rusia ke Ukraina yang saat ini masih berlangsung.
“GSMA mengikuti kebijakan dan sanksi dari semua pemerintahan. Tidak akan ada Paviliun Rusia di MWC22. Keamanan acara terus dikaji dan disesuaikan pada saat informasi ini dikeluarkan,” kata GSMA.
Sikap GSMA tersebut adalah sebagai bentuk simpati terhadap korban jiwa di Ukraina. “Dengan kejadian yang muncul dan mempertimbangkan hilangnya nyawa yang tragis, MWC tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka,” kata GSMA.
GSMA mengatakan, MWC 2022 bisa menjadi event yang menyatukan orang-orang yang punya visi menyatukan ekosistem mobile. “Konektivitas bisa memastikan orang-orang, industri dan masyarakat akan tetap berkembang pesat,” demikian pernyataan mereka.
Penyelenggara konferensi mengharapkan ada sebanyak 40.000 sampai 60.000 orang di acara itu. Sehingga, itu menjadikannya salah satu acara tatap muka terbesar sejak awal pandemi, meskipun masih di bawah angka yang pernah dicapai pada tahun 2019.
“Kami berharap Mobile World Congress memenuhi harapan kami, kami menetapkan suasana bahwa Barcelona kembali,” kata manajer Laurence Dubey.
(Reza / TJIMANOEK)















