Jakarta – Ribuan mahasiswa melakukan Aksi Nasional Selamatkan KPK di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada No. 4, Setiabudi, Jakarta Selatan hari ini, Senin, 27 September 2021.
Aksi tersebut disiarkan langsung melalui akun media sosial Aliansi BEM Seluruh Indonesia. Terlihat ribuan mahasiswa memadati jalan kuningan persada untuk menyampaikan beberapa tuntutannya.
Tuntun Aksi Selamatkan KPK
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh peserta aksi (Aliansi BEM SI) antara lain:
- Mendesak Ketua KPK untuk mencabut SK 652 dan SK Pimpinan KPK tentang Pemberhentian 57 Pegawai KPK yang dikeluarkan pada tanggal, 13 September 2021. Yang disebabkan oleh TWK yang cacat formil secara substansi mengandung rasisme, terindikasi pelecehan dan menggangu hak privasi dalam beragama.
- Mendesak Presiden untuk bertanggungjawab dalam upaya pelemahan terhadap KPK dengan mengangkat 57 orang pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Menuntut Ketua KPK, Firli Bahuri untuk mundur dari Jabatannya karena telah gagal menjaga integritas dan Marwah KPK dalam pemberantasan korupsi.
- Mendesak KPK agar menjaga marwah dan semangat pemberantasan korupsi.
- Menuntut KPK agar segera menyelesaikan permasalahan korupsi seperti kasus bansos, BLBI, benih lobster, suap ditjen pajak, kasus suap Harun Masiku, dan sebagainya.
Sebelumnya, pimpinan KPK mengirimkan SK pemberhentian pada, 13 September 2021. SK tersebut diungkap oleh salah satu pegawai KPK, Giri Suprapdiono. Dalam cuitannya, Giri mengatakan ia dan kawan-kawannya akan didepak dari KPK mulai, 30 September 2021.
(PP)















