Indramayu – Kelompok Tani Wong Tanggul Ceblok atau WTC, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sukses mengembangkan buah mangga varietas baru agrimania di lahan Perumahan Bumi Patra, Desa Singaraja, Indramayu. WTC tersebut adalah petani binaan dari PT. KPI Unit Balongan Indramayu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
General Manager PT. KPI Unit Balongan Indramayu, Diandoro Arifin mengatakan, pihaknya memiliki 10 program CSR, salah satunya adalah pengembangan buah mangga agrimania di lahan operasional perusahaan dengan sistem pengelolaan bersama petani binaan.
“Program ini diinisiasi sejak 2018. Kemudian dengan menanam 600 pohon Mangga Agrimania di lahan sekitar kita yang dahulu lahannya berupa lahan tidur (red: kurang produktif). Kemudian dilakukan pengelolaannya dengan kelompok Wong Tanggul Ceblok (WTC). Nah, sekarang sudah berbuah stabil dan sudah 4 kali berbuah. Memang awal-awalnya tentu saja buahnya masih belum sempurna benar,” terang Diandoro, Kamis, (2/12/2021).
“Mangga Agrimania sudah disertifikasi juga sudah ada hak patennya. Jadi sudah dipatenkan oleh kelompok Agrimanianya oleh Pak Haji Urip dengan nomor paten 251.32. Distanak,” katanya.
Diandoro menjelaskan, buah mangga agrimania memiliki daging lebih banyak ketimbang jenis mangga lainnya. “Jadi yang menyenangkan itu daging Buah Mangga Agrimania itu 80 persen, jadi mungkin selama makan mangga, lebih besar bijinya daripada daging mangga. Tapi kalau Agrimania ini lebih banyak dagingnya daripada bijinya,” beber GM. PT. KPI Unit Balongan Indramayu, Diandoro Arifin saat acara Panen Perdana di komplek Bumi Patra.
Tanggul Ceblok (asal Kelompok Tani Wong Tanggul Ceblok) sendiri merupakan nama blok di salah satu wilayah di Desa Singajaya, Indramayu yang letaknya tidak jauh dari komplek Bumi Patra.
(PP)















