Menulis Kreatif

Home / Daerah

Selasa, 22 Februari 2022 - 09:27 WIB

Pengusaha Nakal dan Wabub Indramayu Saling Kenal

Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Pengusaha asal Indramayu, Muhamad Idris. Foto: luckyhakimofficial.

Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Pengusaha asal Indramayu, Muhamad Idris. Foto: luckyhakimofficial.

TJIMANOEK.COM, Indramayu – Saksi mata angkat bicara terkait hubungan salah seorang pengusaha nakal asal Indramayu, Muhamad Idris dengan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim.

Menurut Nunung Nurhayati, warga Desa Jatisawit Kidul, Kecamatan Jatibarang, Indramayu juga sebagai salah seorang korban dugaan tipu gelap yang dilakukan oleh Muhamad Idris cs, mengatakan, diirinya melihat secara langsung di TKP (Tempat Kejadian Perkara), kala itu, Minggu (19/12/2021), sekira pukul 11.00 WIB, diajak oleh Muhamad Idris, mengikuti pertemuan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dengan Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih di rumah dinas Wabup Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:  Keuangan BPR Karya Remaja Cikedung "Bocor" Diduga Akibat KKN

“Saya bersama Masno, diajak Muhamad Idris, untuk mengikuti pertemuan kedua tokoh penting Indramayu dan Cirebon, yang diikuti oleh Kohendra, Teguh, dan Deny (kepercayaan wabup Cirebon),” tutur Nunung, Senin, (21/2/2022).

Lanjutnya, Muhamad Idris, terlihat kenal dan akrab dengan Lucky Hakim. Keduanya dalam pertemuan tersebut masuk ke rumdin Hj. Wahyu Tjiptaningsih bersama dengan yang lainnya kecuali, dirinya, Masno, sopir Lucky yang hanya menunggu di ruang lobi.

“Saya, melihat Muhamad Idris terlihat akrab dengan Lucky Hakim dan sempat berjabat tangan serta berpelukan. Setelah selesai pertemuan tersebut entah apa yang mereka bicarakan, karena posisi saya ada diruang tunggu tidak mengikuti perbincangan di ruang tamu dalam,” pungkasnya.

Baca Juga:  BKD Indramayu Sebut Aset Kendaraan Senilai 780 Juta Hilang

Diketahui, proyek yang dikerjakaan Idris diantaranya adalah proyek rehabilitasi ruang kelas UPTD SMP N 2 Tukdana senilai Rp. 600 juta lebih, proyek Gedung Tablet senilai Rp. 2,9 miliar lebih, dan proyek pembangunan Learning Busines Centre (LBC) senilai Rp. 3 miliar lebih.

Hingga kini sampai berita ini dirilis, Muhamad Idris dan Lucky Hakim belum memberikan keterangan resmi kepada tjimanoek.com.

(Tim / TJIMANOEK)

Share:

Baca Juga

MoU, Kejaksaan Negeri Indramayu,

Daerah

Kejari Indramayu Tanda Tangani MoU dengan Perum Bulog
tpa pecuk, limbah tpa pecuk, sampah tpa pecuk, tpa pecuk sindang, sampah indramayu,

Daerah

Warga Keluhkan Bau Menyengat TPA Pecuk, Bagaimana Janji Bupati Nina ‘Sulap’ Bau Sampah Jadi Bau Duit?
rs indramayu, rsud indramayu alamat rs indramayu, wifi rsud indramayu, rumah sakit indramayu,

Daerah

Layanan Wifi Gratis RSUD Indramayu dengan Sandi Bupati Nina
rutilahu, rumah tidak layak huni, rumah penerima rutilahu, program rutilahu,

Daerah

Penerima Terkejut Bantuan Rutilahu Tidak Sesuai Rancangan
oushj dialambaqa, syaefudin, caswadi, ivan,

Daerah

Hari Anti Korupsi Sedunia, Oushj Dialambaqa: Pemberantasan Korupsi Indonesia Model Sinetron Kejar Tayang
kejari indramayu, indramayu ajie, kejaksaan negeri indramayu, kajari indramayu, kajari indramayu ajie prasetya, kejaksaan, jaksa, jaksa indramayu, masalah ajie prasetya,

Daerah

Kejari Indramayu Tidak Menyelenggarakan LKTI pada HBA ke 63
inspektur inspektorat kab indramayu, ari risdianto, plt kadis dikbud indramayu, buapti nina, nina agustina, bupati indramayu, dewas pdam,

Daerah

Angkat Inspektur Ari Risdianto Jadi Plt Dikbud dan Dewas BUMD, Bupati Nina Dapat Kritikan Keras
desa setu wetan, pembangunan,

Daerah

Desa Setu Wetan Gencar Lakukan Pembangunan