TJIMANOEK.COM, Indramayu – Saksi mata angkat bicara terkait hubungan salah seorang pengusaha nakal asal Indramayu, Muhamad Idris dengan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim.
Menurut Nunung Nurhayati, warga Desa Jatisawit Kidul, Kecamatan Jatibarang, Indramayu juga sebagai salah seorang korban dugaan tipu gelap yang dilakukan oleh Muhamad Idris cs, mengatakan, diirinya melihat secara langsung di TKP (Tempat Kejadian Perkara), kala itu, Minggu (19/12/2021), sekira pukul 11.00 WIB, diajak oleh Muhamad Idris, mengikuti pertemuan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dengan Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih di rumah dinas Wabup Kabupaten Cirebon.
“Saya bersama Masno, diajak Muhamad Idris, untuk mengikuti pertemuan kedua tokoh penting Indramayu dan Cirebon, yang diikuti oleh Kohendra, Teguh, dan Deny (kepercayaan wabup Cirebon),” tutur Nunung, Senin, (21/2/2022).
Lanjutnya, Muhamad Idris, terlihat kenal dan akrab dengan Lucky Hakim. Keduanya dalam pertemuan tersebut masuk ke rumdin Hj. Wahyu Tjiptaningsih bersama dengan yang lainnya kecuali, dirinya, Masno, sopir Lucky yang hanya menunggu di ruang lobi.
“Saya, melihat Muhamad Idris terlihat akrab dengan Lucky Hakim dan sempat berjabat tangan serta berpelukan. Setelah selesai pertemuan tersebut entah apa yang mereka bicarakan, karena posisi saya ada diruang tunggu tidak mengikuti perbincangan di ruang tamu dalam,” pungkasnya.
Diketahui, proyek yang dikerjakaan Idris diantaranya adalah proyek rehabilitasi ruang kelas UPTD SMP N 2 Tukdana senilai Rp. 600 juta lebih, proyek Gedung Tablet senilai Rp. 2,9 miliar lebih, dan proyek pembangunan Learning Busines Centre (LBC) senilai Rp. 3 miliar lebih.
Hingga kini sampai berita ini dirilis, Muhamad Idris dan Lucky Hakim belum memberikan keterangan resmi kepada tjimanoek.com.
(Tim / TJIMANOEK)















