Menulis Kreatif

Home / Daerah

Rabu, 29 September 2021 - 18:01 WIB

Indramayu Masuk Perioritas Penuntasan Kemiskinan Pemerintah Pusat

Bupati Indramayu Nina Agustina beserta Wapres Ma'ruf Amin, Mendagri Tito Karnavian, Wagub Uu  Ruzhanul Ulum di Gedung Sate, Bandung, Rabu 29 September 2021. Foto: diskominfo

Bupati Indramayu Nina Agustina beserta Wapres Ma'ruf Amin, Mendagri Tito Karnavian, Wagub Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Sate, Bandung, Rabu 29 September 2021. Foto: diskominfo

IndramayuKabupaten Indramayu menjadi daerah perioritas penuntasan kemiskinan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan Pemerintah Pusat.

Bupati Indramayu, Nina Agustina dalam pemaparannya mengungkapkan program percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Indramayu perlu dukungan maupun percepatan penanganan, baik dari Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat.

Nina mencontohkan dua sektor untuk percepatan penuntasan kemiskinan, yakni sektor pendidikan dan kesehatan. Ia mengatakan akan membebaskan biaya pendidikan termasuk pungutan untuk buku mata pelajaran. Di sektor kesehatan, Nina menginginkan tidak ada biaya persalinan bagi warga miskin.

“Utamanya dengan 10 program unggulan yang sudah kami rencanakan dapat menangani percepatan kemiskinan ekstrim yang ada di Indramayu,” ujar Nina Agustina dikutip dari Diskominfo Indramayu, Rabu, (29/9).

Baca Juga:  Dirut PDAM Indramayu Gencar Kampanye untuk Bakal Cabup Nina Agustina, Dua Periode?

Bupati Indramayu perempuan kedua itu juga berharap dapat menanggulangi kemiskinan secara bertahap. Sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Indramayu dapat meningkat.

Turut hadir dalam rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian (eks kapolri), Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Indramayu Nina Agustina di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat pada, Rabu, 29 September 2021.

Data IPM, Angka Kemiskinan, dan Jumlah Penduduk Miskin

Menurut data yang dimiliki oleh tjimanoek.com, IPM Kab. Indramayu dari 2018-2020 terus mengalami kenaikan. Perkembangan dari tahun 2018 hingga 2020 adalah sebagai berikut:

Baca Juga:  Pelapor Kapolres Indramayu Penuhi Panggilan Mabes Polri

IPM 2018 (66,36 poin), 2019 (66,97 poin), dan 2020 (67,29 poin).

Apabila melihat data di atas, ada kenaikan 0,32 poin dari 2019 ke 2020.

Menariknya lagi, angka kemiskinan di Kab. Indramayu justru mengalami kenaikan. Angka kemiskinan dari tahun 2018-2020 sebagai berikut:

2018: 11,89 persen
2019: 11,11 persen
2020: 12,7 persen

Artinya, ada kenaikan sebesar 1,59 persen dari 2019.

Senada dengan angka kemiskinan, jumlah penduduk miskin di Kab. Indramayu juga mengalami peningkatan. Jumlah penduduk miskin dari tahun 2018-2020 adalah berikut ini:

2018: 204.180 jiwa
2019: 191.860 jiwa
2020: 220.310 jiwa

Ada kenaikan sebanyak 28.450 jiwa dari 2019 ke 2020.

(PP)

Share:

Baca Juga

nina, nina agustina, bupati nina, bupati indramayu, bupati indramayu periode 2021-2026, anak jenderal dai bachtiar, olahraga, penghargaan nina, haornas 2023, prabowo, kemenpora ri,

Daerah

Klaim Bangun Sarana Olahraga hingga Dapat Penghargaan, Bupati Nina Diolok-olok Masyarakat
bupati indramayu, karnaval sctv indramayu, nina agustina, sctv indramayu, raffi ahmad indramayu, ruben onsu, penghargaan bupati nina

Daerah

Bupati Nina dan Dirut PDAM Indramayu Kompak Terima Muri, Masyarakat: Penghargaan Untuk Siapa?
kuliner cimanuk indramayu

Daerah

Begini Suasana Kuliner Cimanuk Indramayu Saat PPKM Level 2
puskesmas margadadi,

Daerah

Puskesmas Margadadi Melaksanakan Vaksinasi Covid-19
nina, nina agustina, bupati indramayu, lucky hakim, wakil bupati indramayu,

Daerah

Aroma Tak Sedap Hubungan Nina-Lucky, Ada Apa?
Tisna Prasetya, Jaksa Indramayu, Kejari indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu,

Daerah

Diduga Ada Oknum Jaksa Indramayu yang Perjual Belikan Perkara
GenHarum, Tokim, Berbagi makanan gratis,

Daerah

Sahabat Peduli Gen Harum Bagikan Makanan Gratis
gubernur, gubernur jawa barat, ridwan kamil, ridwan kamil dan nina agustina, bupati indramayu, nina agustina, bupati nina dan gubernur ridwan kamil, jawa barat, indramayu, apbd 2023, perkada tentang apbd 2023,

Daerah

Perkada APBD 2023 Naik Melebihi APBD 2022, Kok Tidak Disoal?