Menulis Kreatif

Home / Daerah

Senin, 30 Januari 2023 - 14:56 WIB

Berbagai Kalangan Menolak Kenaikan Tarif Air PDAM Indramayu

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu melakukan aksi penolakan terhadap kenaikan tarif air PDAM Indramayu, Senin, (30/1/2023).

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu melakukan aksi penolakan terhadap kenaikan tarif air PDAM Indramayu, Senin, (30/1/2023).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYU – Aksi penolakan kenaikan tarif air PDAM di wilayah Kabupaten Indramayu datang dari berbagai kalangan, ada mahasiswa sampai ibu-ibu rumah tangga.

Aksi penolakan ini dilakukan karena PDAM Tirta Darma Ayu Kab. Indramayu akan menaikan tarif air sebesar 30 persen dari tarif lama. Rencananya, PDAM Indramayu akan mulai menaikan tarif air per tanggal 1 Februari 2023.

“Tolong jangan naikin tarif air, ekonomi masih sulit,” tutur Utik warga Totoran yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Indramayu di hadapan Ketua DPRD Indramayu Syarfudin pada, Jumat, (27/1/2023).

“Banyu metu ngicir bari butek bae larang (air keluar netes/ kecil dan keruh aja mahal), tulis akun bernama Taufiq Andika, Minggu, (29/1/2023).

Baca Juga:  Indramayu Peringkat 3 Cepat Selesaikan Aduan, Warga Masyarakat: Akan Menjadi Bahan Olok-olokan Masyarakatnya Sendiri

Sebelumnya, Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah O’ushj dialambaqa mempertanyakan pertimbangan perusahaan dalam rencana kenaikan tarif air. Ia menilai, loss air tidak melebihi 5 persen.

“Loss air menjadi absolut 25% untuk menghitung kenaikkan tarip. Padahal, jika manajemen PDAM bukan Tong Sampah, loss air itu seharusnya maksimal +/-5 persen,” katanya saat sosialisasi penyesuaian tarif air di rumah makan Panorama, Jumat, (13/1/2023).

Menurut pria yang kerap disapa Oo tersebut, PDAM Indramayu akan tetap rugi meskipun ada kenaikan tarif air yang disebabkan salah perhitungan.

Baca Juga:  Taman Puspawangi, Alun Alun Benteng Tirani Ketiga Bupati Nina

“Jadi dengan kenaikkan tarif berapa pun bisa tetap akan merugi karena varibel sesungguhnya dalam menghitung Harga Produksi bukan seperti itu,” tuturnya.

Oo juga menyoroti soal pengangkatan Ketua Dewan Pengawas PDAM Indramayu Rinto Waluyo oleh KPM atau Bupati Indramayu Nina Agustina. Sebelum menjabat menjadi dewas, Rinto merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Indramayu. Rinto diangkat tanpa melalui proses seleksi sebagaimana tertuang dalam Perda No. 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu.

Share:

Baca Juga

kapolres indramayu, polisi, akbp m fahri siregar, polres indramayu, sertijab kapolres indramayu, akbp m lukman syarif, kepolisian resor indramayu, kapolres fahri, akbp m lukman syarif,

Daerah

Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar Ditagih Komitmen ‘Bersih-bersih’
MoU, Kejaksaan Negeri Indramayu,

Daerah

Kejari Indramayu Tanda Tangani MoU dengan Perum Bulog
panrb, polisi, kepolisian, kepolisian ri,

Daerah

Polres Indramayu Tidak Berpredikat Pelayanan Prima, Panji: Wajar, Urusan Parkir Saja Belum Bisa Diselesaikan
nina, nina agustina, lhkpn, harta nina, harta bupati indramayu, bupati indramayu, anak jenderal polisi,

Daerah

Viral Jalanan di Indramayu Rusak, Nitizen Ungkit Kekayaan Bupati Nina: Naik Rp 1 Miliar Setelah Jadi Kepala Daerah
kartu kpm, keluarga penerima manfaat, kpm, bni kpm,

Daerah

Merana, Bantuan Keluarga Penerima Manfaat di Indramayu Njelimet
bupati indramayu, nina agustina, bupati nina, infak baznas indramayu, infak kupon, disdikbud indramayu,

Daerah

Ada Campur Tangan Bupati Nina dalam Pungutan Infak Berkupon dari Baznas Indramayu?
desa setu wetan, pembangunan,

Daerah

Desa Setu Wetan Gencar Lakukan Pembangunan
embarkasih haji, embarkasih haji indramayu,

Daerah

Masih Proses Pembangunan, Embarkasih Haji Indramayu Roboh