Indramayu – Minggu, 24 Oktober 2021 merupakan Hari Dokter Nasional. Namun, di hari peringatan tersebut, tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diduga belum menerima honorarium.
HN mengungkapkan bahwa sejumlah tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Indramayu (RSUD Indramayu) mengeluhkan honorarium yang belum dibayarkan sepenuhnya.
“Saya berharap insentif atau jasa tersebut segera dicairkan. Kami tidak menuduh siapapun yang bersalah atau menghambat pencairan dana insentif tersebut. Namun kami berharap kepada pihak terkait dalam hal ini pejabat di Dinas Kesehatan dan RSUD Indramayu, agar segera merealisasikan anggaran tersebut,” kata HN nakes medis RSUD Indramayu seperti dikutip dari Lentera Indonesia, Sabtu, 23 Oktober 2021.
Honorarium tersebut belum dicairkan dari bulan Juni 2021 hingga saat ini. Nilainya mencapai Rp 80 miliar dan baru salurkan sebesar Rp 5 miliar. Dari sejumlah tersebut, diperkirakan ada 70 tim medis yang belum tahu bagaimana nasib honorariumnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam memperingati Hari Dokter Nasional menyampaikan apresiasinya kepada para dokter dan nakes yang telah bertugas dan berjuang melawan pandemi Covid-19.
“Mereka (nakes) telah memberikan bukti dengan menyumbangkan keahlian, pikiran, dan tenaga, bahkan mempertaruhkan nyawa untuk menyalamatkan bangsa ini,” tulis Jokowi di akun instagramnya, Minggu, 24 Oktober 2021.
Presiden Jokowi menyebut para dokter sebagai pahlawan tanpa pamrih meskipun harus berjuang melawan ancaman pandemi.
“Para dokter adalah pahlawan tanpa pamrih yang berjuang sampai ancaman pandemi telah usai,” tulisnya.
(PP)















