Menulis Kreatif

Home / Daerah / Kesehatan / Nasional

Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:36 WIB

Hari Dokter Nasional, Nakes Indramayu Belum Terima Honorarium

RSUD Indramayu, Jalan Murahnara No. 7, Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

RSUD Indramayu, Jalan Murahnara No. 7, Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Indramayu – Minggu, 24 Oktober 2021 merupakan Hari Dokter Nasional. Namun, di hari peringatan tersebut, tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diduga belum menerima honorarium.

HN mengungkapkan bahwa sejumlah tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Indramayu (RSUD Indramayu) mengeluhkan honorarium yang belum dibayarkan sepenuhnya.

“Saya berharap insentif atau jasa tersebut segera dicairkan. Kami tidak menuduh siapapun yang bersalah atau menghambat pencairan dana insentif tersebut. Namun kami berharap kepada pihak terkait dalam hal ini pejabat di Dinas Kesehatan dan RSUD Indramayu, agar segera merealisasikan anggaran tersebut,” kata HN nakes medis RSUD Indramayu seperti dikutip dari Lentera Indonesia, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Baca Juga:  Dugaan Penggerebekan Narkoba di Pendopo Indramayu, Polisi: Masih Kita Dalami

Honorarium tersebut belum dicairkan dari bulan Juni 2021 hingga saat ini. Nilainya mencapai Rp 80 miliar dan baru salurkan sebesar Rp 5 miliar. Dari sejumlah tersebut, diperkirakan ada 70 tim medis yang belum tahu bagaimana nasib honorariumnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam memperingati Hari Dokter Nasional menyampaikan apresiasinya kepada para dokter dan nakes yang telah bertugas dan berjuang melawan pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Bupati Nina Dapat Penghargaan Pengelolaan Sampah dan RTH, TPA Pecuk Belum Bau 'Duit'

“Mereka (nakes) telah memberikan bukti dengan menyumbangkan keahlian, pikiran, dan tenaga, bahkan mempertaruhkan nyawa untuk menyalamatkan bangsa ini,” tulis Jokowi di akun instagramnya, Minggu, 24 Oktober 2021.

Presiden Jokowi menyebut para dokter sebagai pahlawan tanpa pamrih meskipun harus berjuang melawan ancaman pandemi.

“Para dokter adalah pahlawan tanpa pamrih yang berjuang sampai ancaman pandemi telah usai,” tulisnya.

(PP)

Share:

Baca Juga

korupsi bpbd indramayu, bpbd indramayu, korupsi dana masker di kabupaten indramayu, empat tersangka kasus tipikor indramayu, tipiko,

Daerah

Mungkinkah Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi BPBD?
nina, nina agustina, lhkpn, harta nina, harta bupati indramayu, bupati indramayu, anak jenderal polisi,

Daerah

Viral Jalanan di Indramayu Rusak, Nitizen Ungkit Kekayaan Bupati Nina: Naik Rp 1 Miliar Setelah Jadi Kepala Daerah
kajari, kajari ajie, kajari indramayu, ajie prasetya, plagiarisme, hba ke 62, lomba karya tulis ilmiah,

Daerah

Kajari Indramayu Berpendirian Plagiarisme Nol Persen Layak Juara, Pelapor: Memalukan
kajari indramayu, denny achmad

Daerah

Kejari Indramayu Terima Kunjungan Subdenpom III/3-3
pemberian gelar pahlawan nasional, pemberian tanda kehormatan, presiden ri, jokowi, istana negara,

Nasional

Hari Pahlawan, Presiden RI Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan
bupati nina, bupati indramayu, nina agustina, bupati nina agustina, gugatan bupati,

Daerah

Gugatan Terhadap Bupati Indramayu Nina Agustina Masuk Babak Baru
ptun bandung, pengadilan bandung, ptun bdg,

Daerah

Gugatan Terhadap Bupati Nina, Penggugat: Menuju Puncak Sengketa
nina marah, nina agustina, dai bachtiar, pendukung lucky hakim, bupati nina, bupati indramayu, pilkada indramayu, pilkada indramayu 2024,

Daerah

Cabup Indramayu Nina Agustina Marah pada Pendukung Lucky Hakim yang Acungkan Dua Jari