Jayapura – PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menggunakan teknologi terintegrasi Supervisory, Control and Data Aqcuisition (SCADA) demi mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua.
Teknologi itu dapat menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian, dan pemerolehan/ pengambilan data jarak jauh terpusat.
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda mengatakan pasokan listrik merupakan bagian penting agar PON XX 2021 Papua berjalan lancar tanpa kendala apapun.
“Jadi PON XX Papua adalah acara kita bersama. Hal yang paling penting dalam pelaksanaan PON, adalah kendala pasokan listrik. Tidak hanya padam, kedip pun kita hindari. Kendala adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi,” kata Syamsul dikutip dari PLN, Selasa, 28 September 2021.
Ia meminta personel yang bertugas untuk selalu koordinasi dengan penanggungjawab di masing-masing lokasi untuk memastikan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi timbulnya permasalahan. Dirinya juga memberikan apresiasi luar biasa kepada personel yang bekerja siang dan malam.
Sementara itu, General Manager Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B), Abdul Farid mengungkapkan kesiapannya dalam pelaksanaan PON XX Papua.
“Saat ini PLN mengoperasikan Sub Sistem Jayapura, Sub Sistem Timika, dan Sub Sistem Merauke menggunakan teknologi terintegrasi, yakni: Supervisory, Control and Data Aqcuisition (SCADA). Selain itu, kami di sini, di posko-posko bisa memantau kondisi di lapangan secara langsung,” ujar Abdul.
Sebelumnya, personel PLN yang bertugas telah standby sejak 18 September hingga 15 Oktober 2021. Para personel yang bertugas tersebut siap siaga di venue pertandingan dan lokasi strategis.
(PP)















