Menulis Kreatif

Home / Daerah / Nasional

Selasa, 14 Desember 2021 - 16:11 WIB

BEM Polindra Soroti Kedatangan Menteri LHK ke Indramayu

Meneteri KLHK, Siti Nurbaya saat meresmikan Ekoriparian Taman Tjimanoek Indramayu pada, Senin, 13 Desember 2021.

Meneteri KLHK, Siti Nurbaya saat meresmikan Ekoriparian Taman Tjimanoek Indramayu pada, Senin, 13 Desember 2021.

TJIMANOEK.COM, Indramayu – Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (BEM Polindra) mempertanyakan kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada, Senin, 13 Desember 2021.

BEM Polindra dalam unggahan media sosialnya mempertanyakan maksud kedatangan Siti Nurbaya ke Indramayu. Bahkan, BEM Polindra menyebut Menteri LHK dengan menteri proaktif deforestasi.

“Mau apa datang ke Indramayu menteri proaktif deforestasi?,” tulisnya melalui akun instagram bempolindra_ pada, Minggu, 12 Desember 2021.

BEM Polindra melalui Ditjen Aksi dan Propaganda menyebut Menteri Siti Nurbaya telah gagal melestarikan hutan. “Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dipimpin langsung oleh Siti Nurbaya telah gagal melestarikan hutan dan justru mengancam masyarakat lewat teror yang struktural dengan menyokong korporasi untuk mengeruk sebesar-besarnya kekayaan alam dan mengorbankan masyarakat di garda terdepan krisis iklim,” tulisnya.

Baca Juga:  Cipayung Plus Batal Demo Rencana Kenaikan Tarif Air setelah Bertemu Kapolres Indramayu, Ada Apa?

Seharusnya, kata BEM Polindra, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempercepat reformasi di bidang agraria. Menurut temuannya, KLHK justru menghalang-halangi amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria.

“Harusnya KLHK mendukung percepatan Program Reforma Agraria, bukan malah menghalang-halangi amanat UUPA 1960 dengan menegecualikan tanah-tanah dalam yuridiksi KLHK untuk di redistribusi kepada Masyarakat yang tak Bertanah, Buruh Tani, Petani Penggarap dan Petani Gurem. Bukan hanya berupa Peminjaman Lahan tidak punya jaminan masa depan serta mempertahankan kemiskinan struktural untuk masyarakat pedesaan,” lanjut tulisan tersebut.

Baca Juga:  DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peringati Dies Natalis dengan Surat Cinta

Sementara itu, kedatangan Menteri LHK Siti Nurbaya ke Kabupaten Indramayu adalah untuk memberikan penghargaan MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) kepada Pemerintah Daerah Indramayu dan PT. Polytama Propindo atas keberhasilan menciptakan replika ekosistem rawa gelang pertama di Indonesia.

Selain hal itu, Siti Nurbaya juga meresmikan Ekoriparian Taman Tjimanoek Indramayu. Sebuah taman yang terletak di bantaran sungai cimanuk, Margadadi, Indramayu, Jawa Barat.

(PP)

Share:

Baca Juga

ptun bandung, pengadilan tata usaha negara bandung,

Daerah

Tergugat Sampaikan Jawaban, Panji: Kesempatan Saya Menyampaikan Replik
tpa pecuk, limbah tpa pecuk, sampah tpa pecuk, tpa pecuk sindang, sampah indramayu,

Daerah

Warga Keluhkan Bau Menyengat TPA Pecuk, Bagaimana Janji Bupati Nina ‘Sulap’ Bau Sampah Jadi Bau Duit?
pendopo indramayu, pendopo, pendopo kab indramayu, alun alun indramayu, halaman pendopo indramayu, indramayu, pemerintah indramayu,

Daerah

Dugaan Penggerebekan Narkoba di Pendopo Indramayu, Polisi: Masih Kita Dalami
nina, nina agustina, pembagian sepeda motor,

Daerah

Bupati Nina Telepon Wartawan karena Tidak Mau Dikritik, Pemerhati: Akalnya Hanyut Terseret Arogansi
dema fuad iain cirebon, iain syekh nurjati cirebon, fakultas ushuluddin adab dakwah,

Daerah

DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peringati Dies Natalis dengan Surat Cinta
bupati indramayu,

Daerah

Pemerintah Indramayu Akan Segera Menutup Pendaftaran Bantuan UMKM
pengadilan tinggi tata usaha negara jakarta, pttun jakarta, pengadilan jakarta, pengadilan administrasi,

Daerah

Gugatan Terhadap Bupati Indramayu Naik Banding
panji purnama, gugatan panji, gugatan bupati,

Daerah

Gugatan Kepada Bupati Indramayu Siap Disidangkan