Menulis Kreatif

Home / Nasional

Selasa, 5 Oktober 2021 - 07:14 WIB

Tempo Ungkap Pandora Papers, Ada Dua Pejabat Indonesia

Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartato saat Ratas (Rapat Terbatas).

Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartato saat Ratas (Rapat Terbatas).

JakartaTempo dalam beritanya mengungkapkan ada dua nama pejabat Indonesia yang memiliki aset dan perusahaan cangkang di negara bebas pajak.

Dua pejabat yang diungkap Tempo, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Tempo berdasarkan dokumen Pandora Papers, Airlangga bersama Gautama Hartato (adik Airlangga) tercatat memiliki perusahaan cangkang di British Virgin Island. Perusahaan tersebut mempunyai yurisdiksi bebas pajak di kawasan Karibia.

Airlangga mempunyai dua perusahaan: Buckley Development Corporation dan Smart Property Holding Limited. Sedangkan perusahaan Gautama adalah Ageless Limited.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa Lakukan Aksi Nasional Selamatkan KPK

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan juga tercatat pernah mengikuti langsung rapat direksi perusahaan Petrocapital SA, yang terdaftar di Republik Panama.

Luhut pun pernah menjabat Presiden Petrocapital setelah ditunjuk pada 2007. Pada pertemuan itu dilakukan pengesahan perubahan nama perusahaan Petrostar International SA menjadi Petrostar-Pertamina International SA.

Perusahaan Petrostar Pertamina International SA mempunyai tugas mengangkut dan memproduksi minyak bumi. Termasuk kegiatan ekspor sampai impor. Namun, pada Juli 2010 dewan direksi membubarkan perusahaan tersebut dalam rapat luar biasa.

Baca Juga:  Polantas Salah Menerapkan Pasal Tilang pada Pengendara Mobil Bawa Sepeda

Pandora papers merupakan dokumen berisi bocoran data finasial dari 14 agen perusahaan di negara suaka pajak. Data dengan ukuran terabita tersebut diperoleh oleh Konsorsium Internasional Jurnalis Investigatif (International Consortium of Investigative Jurnalists, ICIJ) dari sumber anonim.

Proyek kolaborasi Pandora Papers ini melibatkan 600 an jurnalis dari 150 media di 117 negara. Tempo menjadi salah satu media yang terlibat dalam proyeksi tersebut.

(PP)

Share:

Baca Juga

Pertemuan majelis rektor ptn, kampus sebelas maret, auditorium kedokteran universitas sebelas maret,

Nasional

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Dengan Majelis Rektor PTN Indonesia
lena, leni, atlet nasional, atlet indramayu, atlet sepak takraw, medali emas atlet indramayu, olahraga sepak takraw, atlet tukdana,

Daerah

Atlet Nasional Asal Indramayu Keluhkan Bonus dan Uang Pembinaan yang Turun 50 Persen, Lucky Hakim: Hanya Bisa Beristigfar
lbh keadilan, lembaga bantuan hukum keadilan,

Hukum

Darurat Kekerasan Seksual, LBH Keadilan Desak DPR Sahkan RUU TPKS
ponpes, ponpes indramayu, ponpes alzaytun, al zaytun, al zaytun indramayu,

Nasional

Polemik Salat Ala Pesantren Al-Zaytun Indramayu, MUI: Sah, tapi Makruh
pemberian gelar pahlawan nasional, pemberian tanda kehormatan, presiden ri, jokowi, istana negara,

Nasional

Hari Pahlawan, Presiden RI Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan
presiden, jokowi, pelajar, vaksinasi,

Nasional

Presiden Jokowi Menghadiri Vaksinasi di Provinsi Lampung
polantas, rizki, salah pasal,

Hukum

Polantas Salah Menerapkan Pasal Tilang pada Pengendara Mobil Bawa Sepeda
tugu sepatu, tugu sepatu sudirman, tugu sepatu jakarta,

Nasional

Tugu Sepatu Sudirman Menghilang, Wagub DKI: Dirapihkan dan Dibersihkan Dulu