Indramayu – Pengusaha pakan di Blok Jembatan Prawiro Kepolo, Desa Singaraja, Indramayu, Jawa Barat mengaku banyak permintaan setelah pemerintah menyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.
“Alhamdulillah seiring berjalannya waktu dari awal pandemi hingga sekarang permintaan produksi pakan ikan meningkat,” kata Pemilik Usaha, Musa (22), kepada tjimanoek.com, Rabu (15/9/2021).
Musa mengungkapkan adanya pengaruh pemberlakuan pembatasan terhadap usahanya. Ia membandingkan produksi selama pandemi sebelum level 2 dengan saat ini.
“PPKM Level 2 sangat berpengaruh pada peningkatan produksi kami. Sebelumnya si permintaan sempat tidak ada. Mungkin karena pengetatan. Tapi sekarang mulai banyak lagi,” ungkapnya.
Dirinya sebagai pengusaha berharap akan ada pertumbuhan usaha di Kabupaten Indramayu. Meski di sisi lain harus berjibaku dengan pademi COVID-19.
“Semoga geliat pertumbuhan terus meningkat. Agar kami pengusaha-pengusaha bisa selalu tersenyum meski di sisi lain harus menghadapi pandemi COVID-19,” katanya.
Sementara itu, pemerintah memperpanjang PPKM hingga Senin, (20/9/2021) mendatang. Indramayu sendiri masih bertahan di Level 2 sesuai dengan diktum kesatu Instruksi Mendagri No. 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali bersama 10 wilayah lainnya di Jawa Barat seperti Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Banjar, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Pangandaran.
(PP)















