Menulis Kreatif

Home / Daerah / Pendidikan

Kamis, 8 Juni 2023 - 21:30 WIB

SMK Teladan Kertasemaya Indramayu Raih Juara 3 Teknologi Tepat Guna dengan Tracker Driven Pulley

Siswa SMK Teladan Kertasemaya, dari kiri ke kanan, Abi Hafidz dan Faisal Ramadhan, Kamis (8/6/2023). (dok. SMK Teladan Kertasemaya).

Siswa SMK Teladan Kertasemaya, dari kiri ke kanan, Abi Hafidz dan Faisal Ramadhan, Kamis (8/6/2023). (dok. SMK Teladan Kertasemaya).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYUSMK Teladan Kertasemaya Kabupaten Indramayu berhasil meraih juara tiga lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Pemerintah Daerah Kab. Indramayu, Kamis, 8 Juni 2023.

Kesuksesan itu diraih melalui teknologi yang dinamakan sebagai Tracker Driven Pullyen. Sebuah teknologi yang akan membantu perbengkelan dengan memanfaatkan gear roda belakang bekas.

Berkat inovasinya itu, Faisal Ramadhan dan Abi Hafidz berhasil memperoleh uang SPP gratis selama 3 bulan dan uang pembinaan sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Indramayu sebagai penyelenggara lomba TTG.

Guru Pembimbing Faisal dan Abi, Adi Sukardi mengaku bangga atas pencapaian tersebut dan tidak akan berhenti melakukan inovasi-inovasi baru.

Baca Juga:  Polda Jabar Menyelidiki Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kapolres Indramayu

“Merasa sangat bangga sekali atas capaian anak didik kami. Ini adalah kali kedua siswa kami menjuarai lomba yang sama yang diadakan oleh DPMD kabupaten Indramayu, dan merupakan komitmen kami untuk selalu menyelaraskan kurikulum sekolah dengan implementasi dalam kehidupan sehari-hari,” kata Adi kepada tjimanoek.com, Kamis (8/6/2023).

“Disekolah kami siswa-siswi selalu diirangsang untuk terus berinovasi untuk bisa menjawab tantangan jaman,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMK Teladan Kertasemaya, Khoerunnisa mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi siswa-siwi SMK Teladan Kertasemaya agar memiliki daya saing yang mumpuni.

“Tentunya raihan ini menjadi semangat baru untuk terus berpartisipasi disetiap ajang perlombaan, baik di bidang teknologi maupun di bidang akademis lain,” tutur Khoerunnisa, Kepsek SMK Teladan Kertasemaya di Jalan By Pass Kertasemaya, Km. 47, Kertasemaya, Kec. Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Baca Juga:  Polda Jabar Berhasil Ungkap Praktik Sertifikat Vaksinasi Tanpa di Vaksin

Melalui teknologi itu, diklaim lebih praktis dan aman dibandingkan alat khusus yang dijual di pasaran, misalnya: Clutch Spring Compressor.

Sebagai informasi, Tracker Driven Pullyen berfungsi sebagai alat membongkar dan memasang driven pulley pada sepeda motor type matic. Cara kerja alat tersebut adalah dengan menjepit driven puli sepeda motor, sehingga tidak memerlukan alat bantu lain (ragum) seperti penggunaan alat khusus yang di jual di pasar.

(TJ-1 / TJIMANOEK)

Share:

Baca Juga

embarkasih haji, embarkasih haji indramayu,

Daerah

Masih Proses Pembangunan, Embarkasih Haji Indramayu Roboh
panji purnama, gugatan panji, gugatan bupati,

Daerah

Gugatan Kepada Bupati Indramayu Siap Disidangkan
bupati indramayu, nina agustina, bupati nina, pernikahan indramayu,

Daerah

Kasus Perceraian di Indramayu Harus Masuk MURI dan Guinness Book of Records
nina agustina, nina, bupati nina, bupati indramayu,

Daerah

Bupati Nina Disebut Tidak Memiliki Minat pada Gerakan Pramuka Indramayu
lucky, wabup lucky, lucky hakim, dprd indramayu, syaefuddin, rapat paripurna indramayu,

Daerah

Wabup Lucky Hadir Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Kemana Bupati Nina?
yayasan yatim indramayu, yayasan arrahimah abu hurairah indramayu, santri, pawai santri indramayu, santri indramayu, sambut ramadhan, ramadhan 1444 h, 1444 hijriah,

Daerah

Sambut Ramadhan 1444 H, Santri Arrahimah Abu Hurairah Pawai Berbagi Bunga Cinta Ramadhan
bimtek, kades seindramayu, kades indramayu, kepala desa, kuwu indramayu, nina agustina, bupati indramayu, acara indramayu di yogyakarta,

Daerah

Kegiatan Wartawan dan Bimtek Kades Seindramayu Habiskan APBD Hampir 1 Miliar, Bupati Nina Lagi-lagi Melanggar Aturan
bupati indramayu, nina lucky, wakil bupati indramayu, ridwan kamil, nina agustina, lucky hakim,

Daerah

Rapor “Merah” Satu Tahun Kinerja Bupati Nina