Indramayu – Aksi pengeroyokan oleh puluhan pemuda terjadi di Jalan Raya Jatibarang, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada, Jum’at, 26 November 2021 malam. Video tersebut kemudian viral di media sosial.
Terlihat dari video yang dibagikan Indramayu Terkini, aksi pengeroyokan dilakukan sejumlah pemuda mengenakan kaos serba hitam datang menggunakan sepeda motor. Kemudian para pemuda itu turun dan melakukan pengeroyokan terhadap dua orang yang belum diketahui identitasnya. Aksi mereka tersebut terekam CCTV.
Warganet yang melihat video tersebut merasa geram dan meminta pihak Kepolisian Resor Indramayu (Polres Indramayu) untuk segera menangkap para pelaku.
“Korban ingin belok ke gang, kemudian ditendang dari belakang. Untungnya bukan pake sajam (senjata tajam) oleh geng motor. Sebelum kejadian itu, gerombolan tersebut sempat memukuli anak Lajer dengan botol,” tulis Desri Ratnasari di kolom komentar tidak lama dari tayangnya video.
Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarief melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan ada 11 orang pelaku penyerangan yang masih di bawah umur telah diamankan oleh pihaknya. “11 orang diduga pelaku diamankan Satuan Reskrim Polres Indramayu. Sedang pelaku lainnya sedang dilakukan pengejaran,” kata Luthfi, Sabtu, 27 November 2021.
Lutfhi menjelaskan motif aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku adalah sebagai eksistensi terhadap geng motor lain. “Adapun alasan para pelaku melakukan penyerangan tersebut untuk menunjukan keberadaan atau eksistensi geng motor mereka kepada geng motor lain yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu,” jelas AKP Lutfhi Olot Gigantara.
Diketahui, para pelaku menggunakan balok kayu untuk menghajar korbannya. Selain melakukan penganiayaan, pelaku pun merusak sepeda motor korban. Adapun identitas geng motor tersebut, Luthfi mengungkapkan jaket yang dikenakan para pelaku bertulisan Black Baron.
(TJ)















