TJIMANOEK.COM, INDRAMAYU – Warga Desa Dermayu, Mahraj (22) mengeluh bau tidak sedap dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah Pecuk, Kecamatan Sindang, Indramayu.
Bau yang berasal dari TPA Pecuk itu terbawa oleh hembusan angin. Padahal, jarak antara rumahnya dengan TPA Pecuk cukup jauh, yakni sekitar kurang lebih 2 kilo meter. Akan tetapi, bau itu tetap masih tercium yang menyebabkan rasa mual.
“Baunya nyengat sekali. Bikin pusing dan mual,” kata Mahraj kepada tjimanoek.com, Selasa, (14/2/2023).
Iapun meminta agar pemerintah daerah indramayu untuk segera menyelesaikan persoalan bau dan limbah sampah TPA Pecuk.
“Saya salah satu yang berkesempatan menyuarakan persoalan ini. Yakin betul banyak warga juga yang merasakan bau itu, tapi tidak bisa berbuat banyak. Yaa, berharap segera diselesaikan agar tidak bau dan tidak mencemari lingkungan,” pungkas Mahraj di kediamannya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Desa Dermayu, Wasjudin mengatakan, investor dan bupati indramayu sudah mendatangi TPA Pecuk untuk rencana pengolahan sampah. Ia juga memastikan, sampah TPA Pecuk tidak akan bau lagi.
“Terkait dengan TPA Pecuk sudah ada investor yang datang ke lokasi bersama Ibu Bupati. Rencana sampah mau diolah bahan menjadi bahan yang berguna dan tidak akan bau lagi,” kata Kepala Desa Dermayu, Wasjudin kepada tjimanoek.com, Senin, (20/2/2023).
“Yang pastinya belum tahu. Kita sama-sama berdoa semoga cepat terealisasi,” katanya saat ditanya realisasi rencana pengolahan sampah tersebut.
Selain permasalahan bau, TPA Pecuk pernah dikabarkan oleh tjimanoek.com telah cemari sawah petani. Dengan adanya kejadian itu, petani bernama Qodir pemilik sawah seluas 6300 meter di samping TPA mengalami kerugian 2 ton akibat rembesan air limbah tersebut.
Bupati Indramayu Nina Agustina berencana ingin menyulap bau sampah TPA Pecuk menjadi bau ‘duit’. Hal itu ia sampaikan langsung saat meninjau TPA Pecuk pada, Kamis, (15/12/2022). Kunjungannya itu berkenaan dengan rencana pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik (PTL).
Namun, rencana itu hingga kini belum terealisasikan. Sementara, bauh sampah TPA Pecuk yang sangat membuat tidak nyaman terus menghantui warga di tiga desa, yaitu Desa Sindang, Dermayu, dan Terusan.
(TJ-1 / TJIMANOEK)















