Menulis Kreatif

Home / Daerah / Kesehatan

Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:42 WIB

Angka Stunting 29,9 Persen, Bupati Nina Optimis Dapat Menurun

Seminar Nasional Cegah Stunting di Pendopo Indramayu, Selasa, 12 Oktober 2021.

Seminar Nasional Cegah Stunting di Pendopo Indramayu, Selasa, 12 Oktober 2021.

Indramayu – Bupati Indramayu Nina Agustina sangat optimis angka stunting 29,9 persen dapat segera turun. Demikian disampaikan Nina dalam pembukaan Seminar Nasional Pencegahan Stunting yang diinisiasi Forum Kepala Puskesmas Indramayu (FKPI) di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jalan Letjend. S Parman No. 19, Indramayu, Jawa Barat pada, Selasa, 12 Oktober 2021.

“Perubahan situasi inilah yang harus kita sikapi dengan langkah serius dan juga fokus. Saya optimis dengan inovasi yang dibuat dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat maka angka stunting di Kabupaten Indramayu dapat semakin menuru,” ucap Nina.

Baca Juga:  Dugaan Penggerebekan Narkoba di Pendopo Indramayu, Polisi: Masih Kita Dalami

Dalam acara yang mengusung tema “Cegah Stunting Menuju Generasi Bermartabat”, Nina mengatakan permasalahan stunting (kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan anak seusianya) di Kab. Indramayu perlu diatasi bersama.

Nina juga membeberkan beberapa cara mengatasinya, yaitu dengan intervensi gizi kepada lokasi kelompok sasaran perioritas atau rumah tangga dalam 100 hari pertama kehidupan dan meminimalisir pernikahan usia dini.

“Pemerintah pusat memberi perintah bahwa Kabupaten Indramayu harus bisa menurunkan angka stunting. Kita harapkan generasi yang akan datang akan menjadi generasi yang berkualitas, masyarakat yang luar biasa menuju Generasi Bermartabat,” jelas Bupati Indramayu, Nina Agustina.

Baca Juga:  Pemenang Pilkada Indramayu 2024

Kab. Indramayu berjarak 207 Km dari Ibu Kota Jakarta (ditempuh hanya tiga jam) dan 180 Km dari Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, memiliki 1,8 juta jiwa pada tahun 2018. Dengan jumlah tersebut, hanya 59,59 persen penduduk yang berakses air minum.

Sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Barat, Indramayu mempunyai 64,75 persen saja rumah tangga yang bisa bersanitasi.

(PP)

Share:

Baca Juga

smk teladan, smk teladan kertasemaya, smk indramayu, smk teladan kertasemaya indramayu,

Daerah

SMK Teladan Kertasemaya Indramayu Raih Juara 3 Teknologi Tepat Guna dengan Tracker Driven Pulley
plt kadis lingkungan hidup indramayu, lh indramayu, dinas lingkungan hidup, aep surahman, aep,

Daerah

DLH Indramayu Klaim Air Limbah TPA Di Bawah Baku Mutu Lingkungan, Omong Kosong?
embarkasih haji, embarkasih haji indramayu,

Daerah

Masih Proses Pembangunan, Embarkasih Haji Indramayu Roboh
lucky hakim, nina agustina, wakil bupati indramayu, bupati indramayu, pengunduran diri lucky hakim, wabup indramayu, wakil bupati indramayu mengundurkan diri,

Daerah

Lucky Hakim Mengundurkan Diri Sebagai Wakil Bupati Indramayu
e warung ayunda, desa setu wetan, bantuan pangan non tunai desa setu wetan,

Daerah

Masyarakat Penerima BPNT Kecewa, E-Warung Ayunda di Desa Setu Wetan Distribusikan Bahan Makanan Busuk
badan pemeriksa keuangan, bupati indramayu, nina agustina,

Daerah

BPK Datang ke Indramayu, Kok Menyamakan Persepsi?
pengumuman tarif air indramayu, pdam indramayu, tarif air, tarif air 2023, pdam tirta darma ayu kabupaten indramayu, indramayu, berita indramayu,

Daerah

Pasca Penolakan, Tarif Air PDAM Indramayu Naik Hingga Pembatasan Pemakaian
skck polres indramayu, polres indramayu, mapolres indramayu, satlantas polres indramayu, kepolisian indramayu, polisi indramayu, anggota kepolisian indramayu,

Daerah

Polres Indramayu Bermuka Papan