Menulis Kreatif

Home / Daerah / Politik

Minggu, 3 November 2024 - 18:47 WIB

Cabup Indramayu Nina Agustina Marah pada Pendukung Lucky Hakim yang Acungkan Dua Jari

Cabup Indramayu Nina Agustina mendatangi pendukung Lucky Hakim yang meneriakan nomor dua saat dirinya melintas di Kec Sukra, Jumat, 1 November 2024. (foto: screenshot).

Cabup Indramayu Nina Agustina mendatangi pendukung Lucky Hakim yang meneriakan nomor dua saat dirinya melintas di Kec Sukra, Jumat, 1 November 2024. (foto: screenshot).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYU – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Indramayu, Nina Agustina marah kepada warga yang mengacungkan dua jari dan meneriakan nomor urut dua saat melintas di daerah Kecamatan Sukra pada, Jumat, 1 November 2024.

Nina mengaku, dirinya dihadang oleh pendukung atau orang-orangnya Lucky Hakim. Kemudian, dia turun dari mobil pajero warna hitam dan langsung menghampiri orang-orang tersebut.

“Kamu KTP nya mana? Saya anaknya Da’i Bachtiar,” kata Nina seperti terlihat di video yang banyak beredar.

Selain itu, dalam tayangan video, Bupati Nina atau petahana, terlihat menelpon seseorang yang diduga aparat keamanan (polisi). Di telepon, dia mengatakan bahwa orangnya Lucky Hakim telah menghadangnya.

“Sekarang saya lewat baik-baik, kenapa kamu mencegat saya. Saya sampaikan ke Kapolres Indramayu, saya dicegat sama orangnya Lucky Hakim,” ujar Nina.

Baca Juga:  Eskalasi Interpelasi Menuju Impeachment Bupati Nina, Mungkinkah?

Menurutnya, ada yang menunggangi kampanye yang sedang berlangsung. Dia juga mengatakan, kemungkinan dirinya dapat didiskualifikasi dari Pilkada Indramayu.

“Masyarakat diajak atau terprovokasi. Dan yang paling mengerikan bagi saya apa, adalah jika mereka, dua dua itu (red: pendukung Lucky) menabrakan dirinya di mobil saya, saya bisa didiskualifikasi,” kata Nina seperti dikutip dari KompasTV, Minggu (3/11).

Sementara itu, Lucky Hakim mengatakan, tidak ada penghadangan seperti apa yang diucapkan Nina Agustina atau cabup nomor urut tiga tersebut. Ia menilai, orang yang menunjukan dua jari itu adalah aksi spontanitas saja.

“Mobil patwal bisa berjalan dengan lancar. Dan mobil pajero hitam itu berhenti dengan sendirinya tanpa dihadang. Jadi tidak ada penghadangan menurut saya,” kata Lucky.

Baca Juga:  Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim Singgung Anggaran Makan dan Minum, 100 Juta Perbulan?

“Lalu, bicara bahwa itu adalah gerombolan. Menurut saya, pemilih Lucky Hakim bukan gerombolan, bukan gangster, pemilih Lucky Hakim adalah masyarakat secara umum yang memiliki kesadaran ingin melakukan perubahan, ingin ganti bupati,” tegasnya.

Sampai saat ini, video tersebut menuai banyak respon, baik warganet maupun media nasional. Tidak jarang yang terfokus pada ucapan Nina yang menegaskan bahwa dirinya merupakan anak Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar, Kapolri periode 2002-2005. Di media social X, terpantau kata kunci “Dai Bachtiar” menjadi topik hangat atau trending topic.

TJ1 / tjimanoek

Share:

Baca Juga

bupati indramayu, nina agustina, gedung iptek mutiara bangsa,

Daerah

Dikoreksi, Anggaran Pembangunan Gedung IPTEK Mutiara Bangsa bukan 34,5 miliar
cipayung plus, cipayung plus indramayu, cipayung indramayu, kapolres indramayu, kapolres indramayu akbp m fahri siregar,

Daerah

Cipayung Plus Batal Demo Rencana Kenaikan Tarif Air setelah Bertemu Kapolres Indramayu, Ada Apa?
bupati nina digugat, ptun bandung, peradilan tata usaha negara bandung,

Daerah

Bupati Indramayu Nina Agustina Digugat ke PTUN Bandung
fahri siregar, m fahri siregar, akbp m fahri siregar, kapolres indramayu, kapolres indramayu 2023, karhutla indramayu, tpa pecuk,

Daerah

Pengangkatan Kapolsek Widasari Perlu Dievaluasi, Bagaimana Komitmen Kapolres Indramayu?
antikorupsi, harkodia, hari anti korupsi sedunia,

Daerah

Ingat Kasus Korupsi Belanja Makan dan Minum Rumah Tahfid? Ada 4 Paket Serupa Pada APBD 2022
kadisdukcapil indramayu, iskak iskandar,

Daerah

Pengurusan Administrasi Kependudukan Berbelit-belit, Seorang Warga Adukan ke Bupati Indramayu
bupati nina, bupati indramayu, nina agustina,

Daerah

Bupati Nina Batal Melantik Suaminya Menjadi Ketua Kwarcab Indramayu
petani tebu, tebu jatitujuh,

Daerah

Dua Orang Petani Tebu Tewas Diserang di Kebun Garapannya