Indramayu – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Andre Rosiade melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 22 September 2021.
Dalam kunkernya tersebut, Andre Rosiade ingin meminta klarifikasi terkait terbakarnya empat tangki (storage) minyak milik PT. Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan. Empat tangki (T-301E, T-301F, T-301G, T-301H) yang meledak diduga karena sambaran petir. Dua tangki diantaranya tidak berisi bahan bakar atau kosong.
“Komisi VI DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Untuk meminta penjelasan terkait kejadian kebakaran kilang minyak RU VI Balongan,” tulis Andre di twitternya, Rabu, 22 September 2021.
Andre mempersoalkan mengenai pergantian tiang penangkal petir yang dilakukan oleh pihak pertamina Balongan. “Saya mendapatkan informasi bahwa kenapa kilang balongan ini gampang terkena petir, karena bapak melakukan pergantian anti petirnya. Dulu besar-besar sekarang alus-alus,” kata Andre Rosiade di Hotel Patra Cirebon.
Politikus Partai Gerindra tersebut mengaku sumber informasi yang ia dapatkan sangat terpercaya. “Informasi yang saya dapatkan mengenai tiang penangkal petir ini A1 (red: dari sumber terpercaya). Makanya di sini saya ingin tahu, apakah bapak setelah kejadian tersebut sudah menggantinya dengan tiang yang besar dan sudah melakukan pembenahan atau seperti apa,” ucapnya.
Sebelumnya, telah terjadi ledakan di kilang minyak Pertamina Balongan pada, Senin, 29 Maret 2021, pukul 00.45 dini hari, yang lalu. Akibat kejadian itu, sekitar 30 orang terluka dan 4 orang meninggal dunia.
(PP)















