Menulis Kreatif

Home / Daerah

Selasa, 9 November 2021 - 22:33 WIB

Pengurusan Administrasi Kependudukan Berbelit-belit, Seorang Warga Adukan ke Bupati Indramayu

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Indramayu, Iskak Iskandar saat mendampingi kegiatan kunjungan kerja Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana di pelayanan Dukcapil Mlayu di Desa Rajeng, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 20 Oktober 2021.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Indramayu, Iskak Iskandar saat mendampingi kegiatan kunjungan kerja Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana di pelayanan Dukcapil Mlayu di Desa Rajeng, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 20 Oktober 2021.

Indramayu – Seorang warga Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Ajeng Apriliani mengeluhkan pembuatan administrasi kependudukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang berbelit-belit. Pengaduannya ditujukan langsung kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina melalui media sosial, Senin, 8 November 2021.

“Selamat siang Bu Nina Agustina, mohon maaf saya ingin menyampaikan keluahan saya selama menjadi warga Indramayu,” tulis Ajeng di kolom komentar media sosial milik Bupati Indramayu, Nina Agustina.

“Dari jaman pertama kali mengurus KTP, saya dipersulit katanya alat rekam rusak. Akhirnya saya numpang rekam ke kecamatan sebelah. Setelah itu KTP saya lama jadinya, bahkan tidak jadi-jadi sampai akhirnya minta tolong orang dan harus bayar untuk proses pencetakan yang cepat,” bebernya masih dalam satu tulisan.

Ajeng menanyakan apakah pembuatan KK memakan waktu sampai 14 hari kerja. Ia juga mengeluhkan KTP yang tidak jelas kapan selesainya. “Terus sekarang saya ingin membuat KK dan KTP. Baru dibilang pembuatan KK maksimal 14 hari? Dan pembuatan KTP belum tahu sampai kapan?,” tanya Ajeng.

Baca Juga:  Indramayu Perioritas Pengentasan Kemiskinan, Oushj Dialambaqa: Penjelasan Bupati Memalukan

Pemilik akun instagram ajengaprl_ itu menanyakan kembali alasan proses pembuatan administrasi kependudukan. “Karena kecamatan abis kemalingan blangko dan lain-lain gitu. Apakah alibi ini karena saya mengurus sendiri atau tidak ada uangnya?,” tanyanya lagi.

“Apakah pelayanan yang cepat dan prima harus dibayar dengan upah dari kita juga? Bukannya mereka sudah digaji?Adanya aplikasi dan customer service Whatsapp Disdukcapil tidak ada solusi untuk cepat dan lebih praktis?,” imbuhnya.

Ajeng Apriliani di akhir tulisannya meminta respon Bupati Indramayu Nina Agustina. “Mohon tanggapannya Ibu Nina Agustina. Saya sudah lelah dengan birokrasi seperti ini dari jaman saya masih sekolah kalau mengurus sendiri mesti lama. Kalau menyuruh orang bayar pasti cepet,” pungkas Ajeng.

Baca Juga:  Saat Asik Main Game, Handphone Seorang Anak Kecil Raib Dijambret

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina merespon komentar yang dilayangkan oleh warganya tersebut. “Suwun (red: terimakasih) yaa Ajeng untuk informasinya. Doa dan support (dukungan) selalu yaa untuk saya agar Indramayu bermartabat,” balas Bupati Indramayu Nina Agustina di komentar Ajeng.

Bupati Indramayu Nina Agustina kemudian meminta agar pihak Kecamatan Widasari dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Setelah menerima pengaduan tersebut, pihak Kecamatan Widasari menyelesaikan administrasi kependudukan KTP dan KK atas nama Ajeng Apriliani, Selasa, (9/11). Hal itu kemudian diunggah oleh Bupati Indramayu melalui akun instragram pribadinya.

(MR)

Share:

Baca Juga

bupati nina, nina agustina, satgas bpr kr, bpr kr, persoalan bpr kr, bpr kr indramayu, kpm, bumd, bank perkreditan rakyat, rinto bpr, sekda rinto waluyo, kredit macet indramayu,

Daerah

BPR KR Indramayu Memiliki Beban Rp 72 Miliar kepada 600 Nasabah: Satgas Fokus Buru Debitur ‘Nakal’, Nasabah Gigit Jari
bpbd indramayu, kasat reskrim polres indramayu, kantor bpbd indramayu,

Daerah

BPBD Indramayu Diduga Rampok 196 Miliar Dana Covid-19, Polisi: Mohon Bersabar
pdam indramayu, kantor pdam indramayu, pdam tirta darma ayu kab indramayu, bumd, perusahaan daerah,

Daerah

Bongkar Persoalan PDAM Indramayu, PKSPD: Tong Sampah
ajie prasetya, kepala kejaksaan negeri indramayu, kajari indramayu, kejaksaan negeri indramayu,

Daerah

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan RI
lucky, wabup lucky, lucky hakim, dprd indramayu, syaefuddin, rapat paripurna indramayu,

Daerah

Wabup Lucky Hadir Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Kemana Bupati Nina?
bupati indramayu, nina agustina, bupati nina, pilbup 2024, pilkada, indramayu, politik indramayu, bupati nina dua periode,

Daerah

Dirut PDAM Indramayu Gencar Kampanye untuk Bakal Cabup Nina Agustina, Dua Periode?
unwir, universitas wiralodra, kampus unwir, perguruan tinggi indramayu, mahasiswa unwir, unwir didemo, uang kip kuliah, rektor unwir,

Daerah

Gondol Biaya KIP Kuliah, Mahasiswa Minta Rektor Unwir Mundur
nina, bupati nina, upacara indramayu, nina agustina, bupati indramayu, HUT RI ke 77,

Daerah

Upacara HUT RI ke-77 Tanpa Wabup Indramayu Lucky Hakim, Kemana Rimbanya?