Menulis Kreatif

Home / Daerah

Sabtu, 27 November 2021 - 19:41 WIB

Warganet Minta Polres Indramayu Usut Aksi Pengeroyokan oleh Puluhan Pemuda

Press release aksi pengeroyokan puluhan pemuda di Mapolres Indramayu, Sabtu, (27/11).

Press release aksi pengeroyokan puluhan pemuda di Mapolres Indramayu, Sabtu, (27/11).

Indramayu – Aksi pengeroyokan oleh puluhan pemuda terjadi di Jalan Raya Jatibarang, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada, Jum’at, 26 November 2021 malam. Video tersebut kemudian viral di media sosial.

Terlihat dari video yang dibagikan Indramayu Terkini, aksi pengeroyokan dilakukan sejumlah pemuda mengenakan kaos serba hitam datang menggunakan sepeda motor. Kemudian para pemuda itu turun dan melakukan pengeroyokan terhadap dua orang yang belum diketahui identitasnya. Aksi mereka tersebut terekam CCTV.

Warganet yang melihat video tersebut merasa geram dan meminta pihak Kepolisian Resor Indramayu (Polres Indramayu) untuk segera menangkap para pelaku.

Baca Juga:  Duta Baca Indramayu Lakukan Aksi Tanam Mangrove Bersama

“Korban ingin belok ke gang, kemudian ditendang dari belakang. Untungnya bukan pake sajam (senjata tajam) oleh geng motor. Sebelum kejadian itu, gerombolan tersebut sempat memukuli anak Lajer dengan botol,” tulis Desri Ratnasari di kolom komentar tidak lama dari tayangnya video.

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarief melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan ada 11 orang pelaku penyerangan yang masih di bawah umur telah diamankan oleh pihaknya. “11 orang diduga pelaku diamankan Satuan Reskrim Polres Indramayu. Sedang pelaku lainnya sedang dilakukan pengejaran,” kata Luthfi, Sabtu, 27 November 2021.

Baca Juga:  Polda Jabar Berhasil Ungkap Praktik Sertifikat Vaksinasi Tanpa di Vaksin

Lutfhi menjelaskan motif aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku adalah sebagai eksistensi terhadap geng motor lain. “Adapun alasan para pelaku melakukan penyerangan tersebut untuk menunjukan keberadaan atau eksistensi geng motor mereka kepada geng motor lain yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu,” jelas AKP Lutfhi Olot Gigantara.

Diketahui, para pelaku menggunakan balok kayu untuk menghajar korbannya. Selain melakukan penganiayaan, pelaku pun merusak sepeda motor korban. Adapun identitas geng motor tersebut, Luthfi mengungkapkan jaket yang dikenakan para pelaku bertulisan Black Baron.

(TJ)

Share:

Baca Juga

ruang sidang ptun bandung, ptun bandung,

Daerah

Sidang Lanjutan Gugatan Terhadap Bupati Indramayu, Para Pihak Tidak Hadirkan Saksi
bupati nina, bupati indramayu, nina agustina, vaksinasi anak indramayu,

Daerah

Ada Pertamina Balongan, Mengapa Kecamatan Balongan Tertinggi Angka Stunting?
rutilahu, rumah tidak layak huni, rumah penerima rutilahu, program rutilahu,

Daerah

Penerima Terkejut Bantuan Rutilahu Tidak Sesuai Rancangan
nina, nina agustina, bupati indramayu, bupati indramayu perempuan, bupati nina, hut indramayu, hut indramayu ke 496, 7 oktober, 7 oktober 2023, indramayu, hari jadi indramayu, jawa barat,

Daerah

Edisi HUT ke-496: Dasar Impeachment Terhadap Bupati Indramayu yang Tidak Dilakukan Legislatif
petani tebu

Daerah

Buntut Sengketa Garapan, Petani Tebu Tolak FKAMIS
presiden jokowi, petani indramayu, sawah indramayu, padi, panen raya, hari tani nasional,

Daerah

Hari Tani Nasional, Berikut Keberhasilan Petani Indramayu
ajie prasetya, kepala kejaksaan negeri indramayu, kajari indramayu, kejaksaan negeri indramayu,

Daerah

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan RI
bupati indramayu, nina agustina, gedung iptek mutiara bangsa,

Daerah

Dikoreksi, Anggaran Pembangunan Gedung IPTEK Mutiara Bangsa bukan 34,5 miliar