Menulis Kreatif

Home / Daerah

Minggu, 19 Juni 2022 - 12:34 WIB

Bupati Nina Telepon Wartawan karena Tidak Mau Dikritik, Pemerhati: Akalnya Hanyut Terseret Arogansi

Bupati Indramayu Nina Agustina secara simbolis memberikan kunci sepeda motor sebanyak 317 unit untuk Kepala Desa/Kuwu saat acara Mancing Mania Baramundi Bupati Cup 2022 di tambak karet, Desa Santing, Kec. Losarang, Indramayu pada Minggu, (12/6/2022). (Foto: indramayu terkini).

Bupati Indramayu Nina Agustina secara simbolis memberikan kunci sepeda motor sebanyak 317 unit untuk Kepala Desa/Kuwu saat acara Mancing Mania Baramundi Bupati Cup 2022 di tambak karet, Desa Santing, Kec. Losarang, Indramayu pada Minggu, (12/6/2022). (Foto: indramayu terkini).

Ia juga mengatakan, kritik bagi pemerintah adalah suatu hal yang wajar. Hal itu, katanya, juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi terhadap kekuasaan penyelenggaraan negara.

“Di dalam sebuah negara demokratis dan atau kehidupan, kritik menjadi hal yang sangat wajar dan lumrah. Jadi kritik tidak boleh dihalang-halangi. Jelas pemberian sepeda motor sebanyak 317 unit itu menjadi sorotan. Sebab, pertanyaanya mendasar yang muncul adalah apa urgensi atau keharusan yang mendesak untuk memberikan kendaraan roda dua tersebut? Nampaknya, pertanyaan yang mendasar tersebut gagal dipikirkan oleh bupati sebelum memutuskan untuk memberikan sepeda motor itu,” jelas Panji.

Baca Juga:  BPK Datang ke Indramayu, Kok Menyamakan Persepsi?

Lanjutnya, “Mengapa pertanyaannya mengarah pada urgensi? Karena berkaitan dengan skala perioritas pemimpin daerah untuk menyelesaikan berbagai persoalan, seperti: pendidikan, kesehatan, sosial, dan lain-lain. Ternyata, Bupati tidak memiliki rencana perioritas untuk menyicil persoalan yang ada saat ini. Itu soalnya,” katanya.

Panji membeberkan angka pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Kabupaten Indramayu. “Jika kita mau jujur dengan keadaan saat ini. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indramayu tahun 2021 hanya mencapai 0,58%. Jauh dari Subang yang mencapai 2,4% dan Kab. Cirebon sebesar 2,47%. Presentase Penduduk Miskin (PPM) Kab. Indramayu sebesar 13,04%. Sedangkan di urutan kesatu tertinggi angka PPMnya adalah Kota Tasikmalaya dengan 13,13%. Selisihnya begitu dekat, 0,09%. Belum lagi soal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah disebut salah perhitungan oleh Bupati Nina,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masih Proses Pembangunan, Embarkasih Haji Indramayu Roboh

“Idikator-indikator itu semua membuat analisis kita mengarah pada sebuah kesimpulan: (1). Akalnya mulai hanyut terseret arogansi kekuasaan; dan (2). Bahwa bupati dan atau pemerintah daerah gagal mengelola daerah,” pungkas Panji Purnama, Jumat, (17/6).

(T1M / TJIMANOEK)

Share:

Baca Juga

makanan tahlil, keracunan makanan,

Daerah

Keracunan Makanan Tahlil, Kaka Beradik Meninggal Dunia
polisi, polres indramayu, bbm ilegal, satreskrim polres indramayu, mako polres indramayu, kepolisian, polisi penyelidikan bbm ilegal,

Daerah

Polres Indramayu Memulai Penyelidikan Praktik BBM Ilegal Karangsong
bupati indramayu, nina agustina, peluncuran pusat ajar digital indramayu,

Daerah

Bupati Indramayu Berencana Melanjutkan Pembangunan Mall
bupati indramayu, dirut pdam indramayu,

Daerah

Berikut Perjalanan Seleksi Calon Dirut PDAM Indramayu
desa setu wetan, pembangunan,

Daerah

Desa Setu Wetan Gencar Lakukan Pembangunan
rs indramayu, rsud indramayu alamat rs indramayu, wifi rsud indramayu, rumah sakit indramayu,

Daerah

Layanan Wifi Gratis RSUD Indramayu dengan Sandi Bupati Nina
al zaytun, ponpes al zaytun, al zaytun indramayu, panji gumilang,

Daerah

Soal Hasil Investigasi MUI Terhadap Al-Zaytun, PKSPD: Tabayun Boleh, tapi Tidak Dijadikan Landasan
andi purnomo

Daerah

LSM FKAMIS yang Terseret Atas Dugaan Pembunuhan Petani Tebu, Kesbangpol: Tidak Terdaftar