Oleh: O’ushj Dialambaqa*)
(Penulis adalah Penyair, Peneliti sekaligus Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD) dan Accountant Freelance, tinggal di Singaraja. Kontak: 0819 3116 4563. Email: jurnalepkspd@gmail.com.)
Habis Sudah Kata Kataku
-pada sunyi kubicara-
Aku kehilangan kata kata. tumpukan. kamus tak bisa lagi ketemukan kata. telah kehilangan makna kata. dimana logika dan akal waras tak lagi bisa memaknai sunyi dalam senyap.
Aku kehilangan kata kata. bla bla bla.
Habis sudah kata kataku dalam senyap. hanya sunyi yang masih bisa merayap.
Bukan. lelah dikandung badan. zaman soak dan edan yang kusaksikan. telah menguras kepedihan hingga air mataku habis sudah. nyeri dan kepedihan akan tetap kubawa menuju cahaya sunyi. meski deru ombak dan gelombang setiap waktu menghapus kata kata yang kutulis. akan tetap kubawa dalam cahaya sunyi.
Pada politisi bagaimana kubisa percaya. pada partai politik sudah muak dan jijik kuhadapi. meski setiap waktu harus kubaca politik. membacanya. agar jalan lempang menuju cahaya sunyi bisa kutempuh. meski usia sudah letih. kutetap kubawa berlari. menuju sunyi dalam senyap.
Singaraja, 3/6/23.
(TJ / TJIMANOEK)















