Menulis Kreatif

Home / Daerah / Pendidikan

Kamis, 5 September 2024 - 17:08 WIB

Gondol Biaya KIP Kuliah, Mahasiswa Minta Rektor Unwir Mundur

Aliansi Mahasiswa Unwir yang didominasi dari Fakultas Ekonomi dan Hukum melakukan aksi protes mengenai dana KIP Kuliah di gedung rektorat Universitas Wiralodra Indramayu, Jumat, 30 Agustus 2024. (foto: tjimanoek).

Aliansi Mahasiswa Unwir yang didominasi dari Fakultas Ekonomi dan Hukum melakukan aksi protes mengenai dana KIP Kuliah di gedung rektorat Universitas Wiralodra Indramayu, Jumat, 30 Agustus 2024. (foto: tjimanoek).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYUAliansi Mahasiswa Unwir melakukan aksi protes di depan gedung rektorat Universitas Wiralodra (Unwir), Jalan Ir. H Juanda, KM. 03, Karanganyar, Indramayu, Jawa Barat pada Jumat, 30 Agustus 2024 lalu.

Hal itu berkaitan dengan pemotongan biaya atau dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah para mahasiswa. Pemotongan tersebut sudah berlangsung dari beberapa tahun lalu.

Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Unwir, Eka Gurun Firdaus mengatakan, pihak kampus belum memberikan keterangan mengenai pengembalian dana talangan KIP Kuliah.

“Isu yang kami bawa beberapanya tentang pemotongan KIP Kuliah yang sampai per hari ini masih belum dikembalikan oleh rektorat dan untuk pengembalian uangnya rektor Unwir tidak memberikan keterangan sama sekali,” kata Eka saat dikonfirmasi tjimanoek.com, Rabu (4/9).

Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum itu meminta transparansi anggaran kegiatan mahasiswa. Sebab, seperti yang sudah-sudah, kampus tidak pernah terbuka mengenai anggaran.

Baca Juga:  Berikut Perjalanan Seleksi Calon Dirut PDAM Indramayu

“Kami meminta transparansi anggaran kegiatan kemahasiswaan yang memang sebelumnya sama sekali tidak pernah dibuka oleh rektorat,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Eka mengungkapkan, dana talangan KIP Kuliah yang dipungut dari mahasiswa berkisar satu sampai dua juta rupiah lebih. “Kisaran Rp1 juta sampai Rp2 juta ke atas,” bebernya.

Selain itu, ia menuntut Rektor Unwir menertibkan para dosen yang mengajar tanpa silabus. Bahkan, mereka meminta pihak kampus untuk memenuhi sarana dan prasarana penunjang belajar.

“Kami menuntut rektor untuk segera menertibkan dosen-dosen yang tidak punya RPS/Silabus ketika mengajar. Dan sarana prasarana,” sambungnya.

“Jika rektor tidak memenuhi tuntutan tersebut, kami akan tuntut rektor untuk mundur segera,” pungkas Eka Gurun Firdaus, Mahasiswa FH Unwir.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Bau Menyengat TPA Pecuk, Bagaimana Janji Bupati Nina ‘Sulap’ Bau Sampah Jadi Bau Duit?

Sementara itu, Rektor Unwir, Ujang Suratno mengatakan bahwa dana mahasiswa pemegang KIP Kuliah sudah sebagian dikembalikan. Pihaknya pun mengklaim, saat ini sedang dilakukan proses lebih lanjut.

“Dana kelebihan membayar mahasiswa, sudah sebagian dikembalikan. Sekarang sedang proses selanjutnya,” kata Ujang saat dihubungi tjimanoek.com melalui pesan, Kamis (5/9).

Menurut informasi yang diterima, mahasiswa pun menutut adanya perbaikan sistem akademik seperti sistem administrasi SIMAKO dan profesionalisme staf/karyawan serta tenaga pendidik.

Sebagai informasi, KIP Kuliah Merdeka adalah bantuan biaya kuliah dan biaya hidup dari pemerintah untuk siswa SMA atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan.

Kini, Aliansi Mahasiswa Unwir tengah melakukan advokasi dan pendataan terhadap mahasiswa pemegang KIP Kuliah.

Pilihan Editor: PKSPD Kirim Surat Terbuka, Minta Dosen Unwir sekaligus Wartawan Dipecat

TJ1 / tjimanoek

Share:

Baca Juga

skck polres indramayu, polres indramayu, mapolres indramayu, satlantas polres indramayu, kepolisian indramayu, polisi indramayu, anggota kepolisian indramayu,

Daerah

Polres Indramayu Bermuka Papan
polres, polisi indramayu, polres indramayu, kapolres indramayu, kantor polisi indramayu, police, police office, kepolisian resor indramayu,

Daerah

Inisiator Masyarakat Tak Tinggal Diam Minta Polisi Pahami Kembali UU Kepolisian dan UUD 45
rs bhayangkara losarang, bupati nina, nina agustina, dana hibah, pemkab indramayu, polri, polres indramayu, polisi,

Daerah

DPRD Indramayu Tolak Dana Hibah ke RS Bhayangkara Losarang, Bupati Nina Tetap Kucurkan Rp 4 Miliar
ptun bandung, pengadilan bandung, ptun bdg,

Daerah

Gugatan Terhadap Bupati Nina, Penggugat: Menuju Puncak Sengketa
ajie prasetya, jaksa, kajari indramayu, kepala kejaksaan negeri indramayu, makam arya wiralodra, bupati indramayu, nina agustina,

Daerah

Berkas Pemeriksaan Diserahkan ke Komisi Kejaksaan RI, Pelapor: Reputasi Kajari Indramayu Dipertaruhkan
pengumuman tarif air indramayu, pdam indramayu, tarif air, tarif air 2023, pdam tirta darma ayu kabupaten indramayu, indramayu, berita indramayu,

Daerah

Pasca Penolakan, Tarif Air PDAM Indramayu Naik Hingga Pembatasan Pemakaian
adi purnomo, kesbangpol indramayu,

Daerah

Kesbangpol Jika Tidak Mengerti UU Ormas Bertanyalah pada Bupati Nina
fahri siregar, m fahri siregar, akbp m fahri siregar, kapolres indramayu, kapolres indramayu 2023, karhutla indramayu, tpa pecuk,

Daerah

Pengangkatan Kapolsek Widasari Perlu Dievaluasi, Bagaimana Komitmen Kapolres Indramayu?