Menulis Kreatif

Home / Daerah / Pertanian

Kamis, 7 April 2022 - 21:28 WIB

Petani Korban Cemar TPA Pecuk Laporkan Bupati Nina ke Kementerian LHK

Qodir Sudirja, petani korban limbah cair TPA Pecuk, Kec. Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Foto: tjimanoek)

Qodir Sudirja, petani korban limbah cair TPA Pecuk, Kec. Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Foto: tjimanoek)

TJIMANOEK.COM, Indramayu – Petani korban cemar TPA Pecuk, Qodir Sudirja (43) resmi melaporkan Bupati Indramayu Nina Agustina ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada, Kamis, 7 April 2022.

Laporan Qodir teregistrasi melalui lapor.go.id dengan nomor laporan #5995568 yang tertuju pada Menteri LHK, Siti Nurbaya. Atas laporannya tersebut, Qodir berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatiannya terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi di Kabupaten Indramayu.

“Dari laporan yang saya buat ini pemerintah lebih memperhatikan kami para petani yang terkena dampak kerusakan lingkungan, dalam hal ini akibat limbah cair TPA Pecuk, Indramayu,” tutur Qodir kepada tjimanoek.com di Indramayu, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga:  Awalnya Mendukung Program Bupati Nina Soal Infak Baznas, Mengapa Plt Kadisdikbud Indramayu Keluarkan Instruksi Larangan Pungutan?

Ia mengatakan, Dinas LH dan/atau Bupati Indramayu Nina Agustina seharusnya lebih peka dalam isu-isu lingkungan, salah satunya yang terjadi di TPA Pecuk.

“Seharusnya dinas terkait dan juga Ibu Bupati Indramayu lebih mengutamakan dampak dari kerusakan lingkungan yang menimpa siapa saja, bukan hanya petani. Jika begini adanya para petani dan masyarakat bagaimana mau percaya dengan kerja-kerja yang digembar gemborkan selama ini,” tegasnya.

“Jangan seolah-olah tidak tahu dan tidak ingin tahu soal kerugian petani,” pungkas Qodir Sudirja.

Akibat limbar cair TPA Pecuk, Qodir mengalami kerugian berupa penyusutan hasil panen padi. Tanah seluas kurang lebih 6300 meter dapat menghasilkan 4 ton, akibat limbah tersebut menyusut menjadi 2 ton untuk sekali panennya. Hal itu disebabkan karena banyak tanaman padi yang gosong terkena limbah cair dari TPA.

Baca Juga:  Eskalasi Interpelasi Menuju Impeachment Bupati Nina, Mungkinkah?

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Suherman yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kab. Indramayu berjanji akan bertemu dengan petani korban cemar TPA Pecuk. Namun, hingga dengan saat ini persoalan tersebut belum diselesaikan dan seolah-olah dibiarkan seperti angin lalu.

(Tim / Tosim / TJIMANOEK)

Share:

Baca Juga

mita nurhasanah,

Daerah

Pegawai Basarnas Asal Indramayu Tewas Dibacok Begal Jakarta
stunting, nina agustina, deden bonni koswara,

Daerah

Angka Stunting 29,9 Persen, Bupati Nina Optimis Dapat Menurun
bupati indramayu, nina agustina, peluncuran pusat ajar digital indramayu,

Daerah

Bupati Indramayu Berencana Melanjutkan Pembangunan Mall
bupati nina, bupati indramayu, tes narkoba, dprd indramayu, paw dprd indramayu,

Daerah

Anggota DPRD Indramayu Minta Lakukan Tes Narkoba ke Para Pejabat Tak Terkecuali Bupati Nina
kapolres indramayu, polisi, akbp m fahri siregar, polres indramayu, sertijab kapolres indramayu, akbp m lukman syarif, kepolisian resor indramayu, kapolres fahri, akbp m lukman syarif,

Daerah

Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar Ditagih Komitmen ‘Bersih-bersih’
mahasiswa, demonstrasi mahasiswa,

Daerah

Polisi Banting Mahasiswa Hingga Kejang-kejang
aksi pengeroyokan di jatibarang indramayu, polres indramayu, akp luthfi Olot Gigantara, mapolres indramayu, kasat reskrim polres indramayu, kasi humas polres indramayu,

Daerah

Warganet Minta Polres Indramayu Usut Aksi Pengeroyokan oleh Puluhan Pemuda
ptun bandung, pengadilan tata usaha negara bandung,

Daerah

Tergugat Sampaikan Jawaban, Panji: Kesempatan Saya Menyampaikan Replik