Menulis Kreatif

Home / Daerah

Kamis, 9 Februari 2023 - 12:49 WIB

Tarif Air PDAM Indramayu Naik, Eks Penggugat: Hasil dari Dirut tak Lolos Seleksi dan Dewas Comotan

Kantor pusat PDAM Tirta Darma Ayu Kab. Indramayu, Jalan Letjen Suprapto No. 25/E, Kepandean, Indramayu, Jawa Barat. (foto: doc tjimanoek).

Kantor pusat PDAM Tirta Darma Ayu Kab. Indramayu, Jalan Letjen Suprapto No. 25/E, Kepandean, Indramayu, Jawa Barat. (foto: doc tjimanoek).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYU – Eks Penggugat Bupati Indramayu, Panji Purnama menanggapi kenaikan tarif air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu.

Ia mengatakan, kenaikan tarif air tidak terlepas dari keputusan Bupati Nina mengenai pengangkatan Direktur Umum perusahaan BUMD itu.

“Ini tidak terlepas dari hasil bupati indramayu memilih direktur utama pdam yang tidak kompenten. Kenapa saya katakan tidak berkompeten? Karena dirut saat ini adalah orang yang tak lolos seleksi,” kata Panji kepada tjimanoek.com di Indramayu, Rabu, (8/2/2023).

Pria yang menggugat bupati indramayu sampai tingkat banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta soal pengangkatan dirut pdam itupun menjelaskan, bupati telah mengangkat ketua dewan pengawas tanpa melalui seleksi.

Menurutnya, pengangkatan dewas tidak melalui seleksi bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan asas pemerintahan yang baik. Sehingga, dirinya menyebut ketua dewas yang saat ini adalah hasil comotan.

“Kuasa Pemilik Modal (KPM) atau bupati sebagai pemegang mandat rakyat mengangkat Sekretaris Daerah Rinto Waluyo sebagai Ketua Dewan Pengawas PDAM Indramayu. Padahal di dalam Perda No. 7 Tahun 2019 tentang PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu jelas menyebutkan bahwa dewas diangkat melalui tahapan seleksi. Jika tidak, apa namanya kalau bukan comotan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Nina Dapat Penghargaan dari Gerakan Literasi, Pemustaka: Semenjak Dilantik, Apa Pernah Datang ke Perpusda?

“Dari sisi itu saja sudah tidak sesuai dengan ketentuan. Apalagi harus rangkap jabatan,” ujarnya.

Lanjutnya, “Bagaimana bisa dikatakan profesional, kalau catatan tarif kenaikan tidak dipublikasi perusahaan. Dari situ, hal kecil, kita dapat menilainya,” tuturnya.

Panji mengungkapkan, jika mencermati dengan seksama daftar kenaikan tarif air 2023, semua type rumah dengan pemakaian 20.001 liter mengalami kenaikan. Sehingga, ia menilai bahwa masyarakat telah dibatasi penggunaan/ pemanfaatan air bersih.

“Apabila melihat kenaikan tarif air PDAM, semua type rumah pemakaian 20.001 liter atau di atasnya mengalami kenaikan. Sedangkan, rumah type III mengalami kenaikan sebesar 15 persen dari pemakaian 0 sampai 10.000 liter, 10.001 liter – 20.000 liter. Di atas 20.000 liter itu, pdam tidak menuliskan tarif lama, sehingga tidak diketahui mengalami kenaikan berapa persennya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Panji mengatakan, ada kenaikan lebih dari 30 persen, yakni sebesar 46 persen bagi masyarakat yang memiliki rumah type II golongan 2B. Hal tersebut ia hitung dari sampel tagihan salah satu konsumen pdam tirta darma ayu.

Baca Juga:  Pengusaha Nakal dan Wabub Indramayu Saling Kenal

“Menariknya, rumah type II golongan 2B Blok IV (lebih dari 30.000 liter) jika kita hitung dengan rata-rata akan menghasilkan angka kenaikan sekitar 46 persen,” terangnya.

Diketahui, PDAM Tirta Darma Ayu membagi empat blok pemakaian air, yaitu Blok I 0-10.000 liter, Blok II 10.001 liter – 20.000 liter, Blok III 20.001 liter – 30.000 liter, dan Blok IV 30.001 liter – seterusnya. Sedangkan untuk kelompok pelanggan, perusahaan daerah tersebut membaginya ke dalam empat kelompok, yakni Kelompok I: Hydrant umum, Tempat ibadah, dan Sosial lainnya; Kelompok II: Rumah type I, Rumah type II, Dinas/ Instansi, Rumah type II; Kelompok III: Lembaga bisnis, Niaga kecil, Niaga besar, Industri kecil, dan Industri besar; Kelompok Khusus: Mobil tanki, Pelabuhan laut/ bandara, dan Tarif kesepakatan.

Sebelumnya, pihak PDAM Tirta Darma Ayu Kab. Indramayu mengumumkan kenaikan tarif air hingga 30 persen pada Selasa, (31/1/2023). Padahal, rencana kenaikan tarif air tersebut mendapat gelombang penolakan dari berbagai kalangan.

(TJ-R / TJIMANOEK)

Share:

Baca Juga

gedung sate, Nina Agustina, Tito Karnavian, Ma'ruf Amin,

Daerah

Indramayu Perioritas Pengentasan Kemiskinan, Oushj Dialambaqa: Penjelasan Bupati Memalukan
baznas, baznas indramayu, baznas kabupaten indramayu, badan amil zakat nasional, alamat baznas indramayu, infak indramayu,

Daerah

Baznas Kabupaten Indramayu Tarik Infak Berkuitansi, PKSPD: Sangat Ngawur dan Keblinger
yayasan yatim indramayu, yayasan arrahimah abu hurairah indramayu, santri, pawai santri indramayu, santri indramayu, sambut ramadhan, ramadhan 1444 h, 1444 hijriah,

Daerah

Sambut Ramadhan 1444 H, Santri Arrahimah Abu Hurairah Pawai Berbagi Bunga Cinta Ramadhan
kejari indramayu, indramayu ajie, kejaksaan negeri indramayu, kajari indramayu, kajari indramayu ajie prasetya, kejaksaan, jaksa, jaksa indramayu, masalah ajie prasetya,

Daerah

Soal LKTI HBA ke-62, Kejaksaan Negeri Indramayu Sebut Keliru Permasalahkan Kajari Ajie Prasetya
bupati indramayu, nina agustina, peluncuran pusat ajar digital indramayu,

Daerah

Bupati Indramayu Berencana Melanjutkan Pembangunan Mall
bpr kr, bank perkreditan rakyat, bpr kr kabupaten indramayu,

Daerah

BPR Karya Remaja Indramayu Sengkarut, Bupati Nina Bisa Apa?
bupati nina, nina agustina, satgas bpr kr, bpr kr, persoalan bpr kr, bpr kr indramayu, kpm, bumd, bank perkreditan rakyat, rinto bpr, sekda rinto waluyo, kredit macet indramayu,

Daerah

BPR KR Indramayu Memiliki Beban Rp 72 Miliar kepada 600 Nasabah: Satgas Fokus Buru Debitur ‘Nakal’, Nasabah Gigit Jari
skck polres indramayu, polres indramayu, mapolres indramayu, satlantas polres indramayu, kepolisian indramayu, polisi indramayu, anggota kepolisian indramayu,

Daerah

Polres Indramayu Bermuka Papan