TJIMANOEK.COM, Indramayu – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karya Remaja (KR) Cikedung, Indramayu, Jawa Barat diduga telah terjadi kebocoran keuangan. Hal itu diakibatkan jorjoran dalam memberikan pinjaman kepada sejumlah nasabah.
Ironisnya nasabah yang mendapatkan pinjaman dari BPR KR tersebut dari luar wilayah. Dikutip dari temuan koran Dinamika Pendidikan terungkap, sedikitnya ada tiga nasabah yang terbukti mempunyai pinjaman di BPR Cikedung, padahal nasabah tersebut adalah warga Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu.
Bahkan dari hasil temuan tim media dilapangan nilai pinjaman nasabah tersebut sangat fantastis, yaitu bernilai milyaran rupiah.
Munculnya pinjaman yang bernilai milyaran itu diduga tidak prosedural. Selain itu, diduga ada unsur KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) karena saat terjadinya pencairan pinjaman, Kepala Cabang BPR KR Cikedung yang berinisial H. Bambang dan Nasabah tersebut masih ada kaitan keluarga, bahkan tetangganya sendiri.
Salah satu nasabah HN (40) warga Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu yang minta identitasnya disembunyikan Kepada jurnalis mengakui bahwa dirinya mempunyai pinjaman di BPR KR Cikedung senilai 1 milyar lebih dan itu ia dapatkan saat H. Bambang menjadi Kepala Cabang BPR Cikedung.
Menurutnya, bukan hanya dirinya yang mempunyai pinjaman di BPR Cikedung, ada juga tetangga lainya termasuk Ibunya sendiri HC senilai sekitar Rp 600 juta.
“Saya merasa kecewa dengan munculnya tagihan ibunya HC, karena ibu saya itu sudah meninggal dunia. Aneh, kenapa harus bayar karena biasanya nasabah yang sudah meninggal dunia di asuransikan, kenapa giliran almarhumah ibu saya HC tidak diansuransikan, ada apa ini,” ujar HN beberapa waktu lalu.
Dengan adanya masalah ini dirinya bersama keluarga merasa tidak terima bahkan tidak akan mau membayar kepada pihak BPR Cikedung. Pasalnya, hutang ibunya itu bukan kecil Rp 600 juta, kok bisa terjadi pinjaman besar tidak dimasukan ansuransi.
“Kalau mau saya bongkar masih banyak warga masyarakat Desa Telukagung yang mempunyai pinjaman di BPR KR Cikedung, karena saat itu prosesnya sangat mudah. Kenapa bisa begitu, karena saat itu Pimpinan BPR Cikedungnya orang Telukagung yang sekarang kabarnya H. Bambang menduduki jabatan strategis di BPR KR pusat,” beber HN.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Direktur Operasional BPR Karya Remaja Indramayu, H. Bambang belum bisa berkomentar. Bahkan saat dihubungi Media ini, Senin dan Selasa (21-22/2/2022) melalui nomor telepon pribadinya dan yang bersangkutan tidak menjawab.
(Tim / TJIMANOEK)















