Menulis Kreatif

Home / Opini

Minggu, 26 Februari 2023 - 22:42 WIB

Panji Aksara dalam Tulisan

Official logo PANJI AKSARA.

Official logo PANJI AKSARA.

TJIMANOEK.COM – Saya membulatkan keputusan merubah moto atau semboyan “Catatan Panji Purnama” menjadi “Panji Aksara” agar lebih identik dan bermakna. Itu sekaligus suntikan semangat bagi saya untuk tetap menulis dan terus menulis.

Tulisan ini mungkin menjadi salah satu terpendek yang saya tulis. Alasannya karena, saya hanya ingin semuanya tahu kabar baik ini.  Sekaligus akan menjelaskan makna “Panji Aksara“, dua kata dari dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Sansekerta.

Baca Juga:  Mengaji Pandemi (Corona) pada Ibnu Sina

Moto atau semboyan Panji Aksara diambil dari dua bahasa: Pertama, kata Panji memiliki arti beragam yang dapat ditemui dalam bahasa Sansekerta dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Panji dalam bahasa Sansekerta mempunyai arti “bendera kecil”. Sementara dari KBBI, Panji adalah gelar bangsawan di Jawa, tokoh cerita sastra Nusantara lama yang dalam pengembangannya menunjukan sifat kepahlawanan yang mampu mengatasi segala tantangan.

Kedua, kata Aksara merupakan bahasa sansekerta yang diartikan sebagai “abjad” (bahasa Arab), “huruf”. Selain itu, kata Aksara, a- dan ksara bahasa sansekerta dapat diartikan “tidak (a-) termusnahkan (ksara)”.

Baca Juga:  Vaksinasi Moderna Kedua

Berdasarkan gabungan dua kata atau frasa tersebut di atas, Panji Aksara dapat diartikan, “Seorang tokoh bersifat pahlawan yang mampu mengatasi segala tantangan dengan menggunakan abjad/huruf (tulisan) yang tidak termusnakan— sesuatu yang kekal karena peranannya dalam mendokumentasikan dan mengabadikan suatu peristiwa komunikasi dalam bentuk tulis,”.

(Panji Purnama)

Share:

Baca Juga

oushj, oushj dialambaqa, oo, pkspd, kritik,

Opini

Ketimuran, Keadaban dan Keberadaban Kita (Studi Kasus Rocky Gerung: Bajingan Tolol dan Pengecut) Bagian 2 dari 5 Tulisan
Oushj dialambaqa, dirut pdam, penyair singaraja,

Hukum

Mahkamah Konstitusi Vs Mahkamah Keluarga dan Kedaulatan Uang (Studi Kasus Putusan MK: Batas Usia Capres-Cawapres) Bagian 1 dari 2 Tulisan
0'ushj.dialambaqa, direktur pkspd, oushj dialambaqa, o'ushj,

Nasional

Budayawan Gugur dalam Kenistaan (Studi Kasus Puisi Butet Kartaredjasa)
oushj dialambaqa, direktur pkspd, istana

Opini

Chairil Anwar, Gagasan dan Konsepsi Berkesenian
oushj, oushj dialambaqa, oo, pkspd, kritik,

Opini

Ketimuran, Keadaban dan Keberadaban Kita (Studi Kasus Rocky Gerung: Bajingan Tolol dan Pengecut) Bagian 4 dari 5 Tulisan
Nina Agustina, Bupati Indramayu, warna merah,

Opini

Apa-apa Merah
polisi indonesia

Opini

Polisi Trending
ikn, ibu kota negara, ibu kota nusantara, ibu kota negara indonesia, titik nol ikn, prosesi penyatuhan tanah dan air,

Opini

Tanah Air IKN