Menulis Kreatif

Home / Daerah

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:37 WIB

Bupati Nina dan Kepolisian Bergerak Bantu Lansia Terlantar karena Viral

Tim Dokmaru membawa Kaswati (80) ke RSUD Indramayu, Rabu (6/12/2023). (Foto: Aan).

Tim Dokmaru membawa Kaswati (80) ke RSUD Indramayu, Rabu (6/12/2023). (Foto: Aan).

TJIMANOEK.COM, INDRAMAYU – Miris sekali. Bupati Indramayu Nina Agustina baru menyadari kondisi warganya yang membutuhkan pertolongan dari sebuah video yang menampilkan seorang lansia, Kaswati (80), tidak berdaya terbaring di lantai tanpa pakaian viral di media sosial.

Video itu direkam oleh seorang perempuan asal Eretan yang mengatas namakan Mimi Gading, Rabu, 6 Desember 2023, saat hendak menengok Kaswati di kediamannya di Blok Karangmalang, RT.014/RW.004, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Assalamualaikum, kuh yaa Allah mudun maning engko tak gawena umah yaa Mak. Masa Indramayu masih ana wong kayak kenen bae (itu yaa Allah turun lagi nanti dibuatkan rumah yaa Mak. Masa Indramayu masih ada orang seperti ini saja),” ucap Mimi Gading dalam video yang memperlihatkan kondisi Kaswati terbaring di lantai dan tidak mampu berdiri sendiri karena tubuh yang ringkih.

Bupati Nina dengan Dokmaru (Dokter Masuk Rumah) seperti pahlawan kesiangan yang bergerak atas laporan masyarakat yang sudah viral. Kemudian tindak tanduk itu diberitakan dengan judul, “Gercep Perhatian Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina Tangani Kesehatan Warganya.” Sungguh menggelikan dan tak habis pikir bukan?

Di dalam berita yang dibuat dan dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu itu disebutkan ucapan terima kasih kepada Bupati Indramayu yang dinilai berhasil dengan program unggulan I-Ceta dan Dokmaru.

Baca Juga:  Bupati Nina Berikan Teguran Keras ASN yang Membolos, Ada Kekeliruan Data?

“Terima kasih kepada Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina atas perhatian dan dukungan penuh terhadap warganya yang mengalami kesulitan dalam hal ini terganggunya kesehatan dan masalah sosial masyarakat. Dan sudah banyak terbukti manfaat dari sepuluh program unggulan Bupati Indramayu, yaitu salah satunya I-Ceta dan Dokmaru,“ tertulis dalam berita tersebut seperti dikutip dari Diskominfo Kab. Indramayu, Jumat (8/12).

Begitu luar biasa narasi yang ditulis, seolah-olah tanggap dan peduli terhadap warganya. Kok bisa-bisanya peristiwa yang menyayat hati itu dikemas sedemikian rupa agar publik merasa bahwa pemerintah daerah sudah bekerja dengan baik. Padahal, apabila melihat dari dekat, realitasnya berbeda 180 derajat: dimana masih ada kemiskinan, lansia terlantar, dan ketimpangan sosial lainnya.

Di dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia mengamanatkan, “Negara berkewajiban memelihara fakir miskin dan anak terlantar.” Oleh karenanya, atas dasar itu negara harus atau wajib untuk merawat Kaswati dan Kaswati-kawasti lainnya. Apakah ini dimengerti oleh Bupati Nina dan pejabat lainnya? Jika iya tentu hal miris itu tidak akan terjadi pada Kaswati hari ini.

Baca Juga:  SDN Dukuh Indramayu Nyaris Ambruk, Siswa Selalu Waswas Saat Belajar

Di sisi lain, Kepolisian Resor Indramayu (Polres Indramayu) serasi dengan Bupati Nina yang seolah tak mau ketinggalan untuk memberikan bantuan kepada Kaswati, seorang lansia yang sebatang kara. Yang mana kepolisian berencana akan memberikan bantuan berupa kasur dan sembako pada hari ini, Jumat (8/12).

“Setelah Kaswati kembali ke rumahnya, bapak Kapolres Indramayu bersedia membantu menyediakan upah untuk orang yang akan merawat Kaswati,” kata Kapolsek Lohbener, Kompol H. Nurani dikutip dari Humas Polres Indramayu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tjimanoek.com, sejak kemarin, berbagai pihak bergotong-royong memperbaik kondisi halaman dan rumah Kaswati yang memprihatinkan atau tidak layak huni. Dia sendiri masih mendapat perawatan intensif di RSUD Indramayu sejak Rabu, 6 Desember 2023.

Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial meminta masyarakat untuk peduli dan menginformasikan kepada pihaknya, apabila ada lansia dan anak terlantar. Mudah-mudahan kejadian seperti yang dialami Nenek Kaswati tidak terulang kembali dan menjadi tamparan keras bagi pemerintah untuk sadar akan tanggung jawabnya merawat fakir miskin dan anak terlantar.

TJ-1 / TJIMANOEK

Share:

Baca Juga

polisi, polres indramayu, bbm ilegal, satreskrim polres indramayu, mako polres indramayu, kepolisian, polisi penyelidikan bbm ilegal,

Daerah

Polres Indramayu Memulai Penyelidikan Praktik BBM Ilegal Karangsong
pengadilan negeri indramayu, ketua pn indramayu,

Daerah

Ketua PN Kelas 1B Indramayu Lantik Waka PN Baru
0'ushj.dialambaqa, direktur pkspd, oushj dialambaqa, o'ushj,

Daerah

Dugaan Oknum Jaksa Indramayu Jual Belikan Perkara, PKSPD: Bukan Barang Baru
nina, nina agustina, bupati indramayu, bupati indramayu sekarang,

Daerah

Makhluk Astral IBangga, Ketentraman, Kebagiaan dan Kemandirian, Indramayu Teratas SeJabar. Apa Kata PKSPD?
kapolres indramayu, fahri siregar, polisi, polisi indramayu, iptu suripto, satreskrim polres indramayu, akbp m fahri siregar, polres indramayu, polda jabar,

Daerah

Polres Indramayu Persulit Pelapor Dugaan Pemalsuan Dokumen Negara Terhadap Dirut PDAM Tirta Darma Ayu
bupati indramayu, nina agustina, posyandu bojongsari, stunting,

Daerah

Stunting Indramayu Menurun dalam 3 Tahun Terakhir, Oushj Dialambaqa: Rumus Tukang Obat
bem si, badan eksekutif mahasiswa seluruh indramayu,

Daerah

BEM SI Gelar Aksi Peringatan HAM Internasional tanpa Ditemui Anggota DPRD Indramayu
bupati indramayu, bupati nina, raperda apbd 2023 indramayu, apbd 2023 indramayu, perkada apbd 2023 indramayu perkada indramayu, dprd indramayu, anggaran pemda indramayu, rapat dprd indramayu,

Daerah

Perkada APBD 2023 Masih Sulit Diakses Publik dan DPRD Kabupaten Indramayu